Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pesawat Susi Air Tergelincir di Tarakan

Pesawat Susi Air dengan nomor registrasi PK-VVP tergelincir di Bandar Udara Juwata, Tarakan, Kalimantan Utara, Rabu (27/1/2016) siang.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 27 Januari 2016  |  18:28 WIB
Cessna Grand Caravan Commute milik Susi Air - susiair.com
Cessna Grand Caravan Commute milik Susi Air - susiair.com

Bisnis.com, SAMARINDA - Pesawat Susi Air dengan nomor registrasi PK-VVP tergelincir di Bandar Udara Juwata, Tarakan, Kalimantan Utara, Rabu (27/1/2016) siang.

Kepala Otoritas Bandara Juwata, Syamsul Bandri, dihubungi dari Samarinda, Kalimantan Timur, Rabu sore, membenarkan insiden tersebut.

"Pesawat Susi Air yang tergelincir tersebut tengah melakukan training pilot atau pelatihan pilot. Namun, tidak ada korban jiwa atas peristiwa tersebut. Bahkan kondisi pesawat juga tidak mengalami kerusakan," ujarnya.

Pesawat Susi Air dengan pilot Kri Mowel dan co-pilot Sven Imsad tergelincir pada pukul 12.54 Wita.

Pesawat tersebut, lanjut Syamsul, keluar sekitar 30 meter dari runway atau landasan pacu 06 Bandara Juwata.

"Setelah kami melakukan pengecekan, ternyata kondisi pesawat termasuk roda tidak mengalami kerusakan. Begitu pula pilotnya Kri Mowel dan co-pilot yang tengah menjalani latihan yakni Sven Imsad tidak terluka," katanya.

"Saat ini, pesawat tersebut sudah berada di apron sambil menunggu proses pengecekan lebih lanjut," ujar Syamsul.

Insiden tersebut tidak menyebabkan aktivitas penerbangan di Bandara Juwata terganggu.

"Walaupun ada insiden tersebut, aktivitas penerbangan di Bandara Juwata tetap berjalan normal dan tidak ada penundaan, baik kedatangan maupun keberangkatan," kata Syamsul Banri.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

susi air

Sumber : Antara

Editor : Hendri Tri Widi Asworo
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top