Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kondotel Meritus di Seminyak Dijual Mulai Harga Rp1,8 Miliar

BSS Banderol Kondotel Meritus Seminyak Mulai Harga Rp1,8 Miliar
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 09 November 2015  |  06:20 WIB
ilustrasi - bisnis.com
ilustrasi - bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA—Pengembang properti PT Bali Seminyak Sejahtera (BSS) memasarkan unit kondominium hotel atau kondotel Meritus Seminyak Resort Bali mulai dari harga Rp1,8 miliar per unit.

Presiden Direktur BSS Ricky Thomasian menuturkan, potensi bisnis properti di Bali sangat menggiurkan terutama untuk mendukung sektor pariwisata. Per Oktober tahun ini, jumlah turis mancanegara sudah mencapai 4,5 juta jiwa, sedangkan lokal berjumlah 12,5 juta.

Melihat ceruk pasar yang besar, perusahaan mengembangkan kondotel Meritus Seminyak di atas lahan seluas 3.100 m2. Jumlah unit yang ditawarkan ada 184 kamar dengan luasan mulai dari 32 m2. Harga per unit dibanderol Rp1,8 miliar  - Rp9 miliar. Angka ini naik 20% dari pemasaran awal pada November 2014.

Pada November tahun lalu, pemancangan tiang perdana bangunan setinggi 5 lantai ini dilakukan. Perseroan menargetkan prosesi penutupan atap dilakukan Februari 2016, sehingga kondotel berstandar bintang lima ini dapat beroperasi Desember tahun depan. Adapun nilai proyeknya mencapai Rp500 miliar di luar harga lahan.

Nantinya, ongkos menginap per malam dibanderol US$165 atau Rp2,5 juta. Pada tahun pertama, okupansi diharapkan minimal mencapai 60%.

Mengenai penjualan, sekitar 100 unit sudah terserap pasar. Ricky menargetkan sebelum prosesi topping off semua unit akan terjual. Dia mengakui, adanya fluktuasi nilai tuka rupiah terhadap dolar dan isu pajak progresif membuat pasar menunda pembelian.

Oleh karena itu, dalam strategi pemasaran, BSS lebih menkankan pada pendekatan personal kepada komunitas-komunitas dan mengadakan acara pertemuan. Tujuannya, agar calon konsumen mendapatkan pengetahuan produk yang lengkap beserta beragam keuntungan yang mereka dapatkan sebagai investor.

Dalam dua tahun pertama, pihaknya memberikan garansi return of investmen (ROI) sebesar 16%. Investor juga mendapatkan garansi pembelian kembali antara 100% - 125% setelah 5 tahun, asuransi pendidikan anak, dan 24 poin menginap.

General Manager BSS Rachmat Hidayat menyampaikan, pasar properti di Bali, khususnya di Seminyak untuk kelas atas sangat potensial. Namun,  beberapa pengembang tetap merasakan penjualannya menurun. Selain faktor pelemahan ekonomi nasional, rata-rata calon konsumen enggan melakukan transaksi karena banyaknya pembangunan proyek yang telat.

“Akhirnya mereka ragu untuk membeli. Pasar kemudian memilih produk yang premium karena adanya jaminan pembangunan sesuai perencanaan,” tuturnya di Jakarta, Minggu (8/11/2015).

Wilayah Seminyak menjadi kawasan premium di Pulau Dewata, seperti Nusa Dua. Harga lahan berkisar Rp35 juta – Rp40 juta per m2. Sayangnya, koefisien lantai bangunan (KLB) hanya setinggi 15 meter.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kondotel
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top