Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

DPRD Tak Setuju Pemkot Depok Batasi Perumahan Minimal 120 M2

Anggota Fraksi PPP Kota Depok Ma'mun Abdullah menilai batas pembangunan kavling perumahan di Depok minimal 120 meter terlalu berat.nn
Miftahul Khoer
Miftahul Khoer - Bisnis.com 26 Oktober 2015  |  16:21 WIB
Proyek perumahan sederhana - Bisnis
Proyek perumahan sederhana - Bisnis

Bisnis.com, DEPOK- Anggota Fraksi PPP Kota Depok Ma'mun Abdullah menilai batas pembangunan kavling perumahan di Depok minimal 120 meter terlalu berat.

"Kami meminta batasnya harus lebih kecil karena akan menyulitkan pengembang membangun rumah," ujarnya seusai rapat paripurna di Gedung DPRD Depok, Senin (26/10/2015).

Ma'mun mengusulkan batas kavling perumahan di Depok tersebut 70 meter persegi atau 90 meter persegi dengan membuatkan zona khusus.

Seperti diketahui, Pemkot Depok membatasi pembangunan rumah kavling perumahan minimal 120 meter persegi.

Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail mengatakan pembatasan luasan kavling perumahan itu tengah dibahas dalam Raperda Detai Tata Ruang Kota Depok.

Menurutnya, pembatasan kavling perumahan 120 meter persegi itu diharapkan bisa mengendalikan imigrasi dan laju urbanisasi. Jadi, kata dia, setiap pengembang perumahan di Depok hanya boleh membangun di ats lahan 120 meter persegi.

"Pembatasan itu agar terbangun juga ruang terbuka hijau. Karena kalau di bawah luasan lahan itu, pengembangan jarang menyediakan RTH," paparnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perumahan wali kota depok
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top