Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KA Cepat Jadi Opsi Penumpang KA

PT Kereta Api Indonesia sebentar lagi akan menyediakan pilihan bagi penumpang kereta api yang pergi ke Bandung setelah dioperasikannya KA cepat Jakarta-Bandung pada 2019.
Atiqa Hanum
Atiqa Hanum - Bisnis.com 16 Oktober 2015  |  19:49 WIB
Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan pembiayaan kereta cepat Jakarta-Bandung akan dibiayai dari utang luar negeri. - JIBI
Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan pembiayaan kereta cepat Jakarta-Bandung akan dibiayai dari utang luar negeri. - JIBI

JAKARTA—PT Kereta Api Indonesia sebentar lagi akan menyediakan pilihan bagi penumpang kereta api yang pergi ke Bandung setelah dioperasikannya KA cepat Jakarta-Bandung pada 2019.

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Edi Sukmoro menjelaskan saat ini dari 16 perjalanan yang dilakukannya dengan KA Argo Parahyangan dengan tingkat keisian penumpang per hari rata-rata 5.000 orang. Setelah adanya KA Cepat nanti penumpang memiliki alternatif transportasi.

"Kalau (masyarakat) tidak ingin yang lama ya pakai KA Cepat, kalau tidak buru-buru yang pilih Gopro (Argo Parahyangan)," katanya, di Jakarta, Jumat (16/10).

Selain itu, pihaknya juga ingin fokus terhadap jalur KA reguler untuk memfasilitasi angkutan barang Jakarta-Bandung. Hal tersebut pun dianggap mampu mengurangi beban jalan tol yang mengakses Jakarta-Bandung.

"Truk-truk angkutan besar itu nantinya akan mengurangi kepadatan jalan tol, itu juga kedepannya muatannya bisa melebihi sekarang makanya dibutuhkan KA Cepat ini sebagai opsi agar KA Barang juga bisa fokus," tutupnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kereta Cepat
Editor : Bastanul Siregar

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top