Pembangunan Infrastruktur Papua Jadi Prioritas Nasional

Kebijakan pemerintah yang juga kebijakan Kementerian PUPR, memang akan memberikan perhatian lebih terhadap Papua dan Papua Barat.
Emanuel B. Caesario | 19 September 2015 18:56 WIB
Bandara seadanya alias airstrip di Papua. - Ilustrasi/Antara

Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah menyatakan pembangunan infrastruktur di Papua dan Papua Barat menjadi salah satu fokus perhatian pembangunan selama lima tahun ke depan, sesuai visi Nawa Cita membangun Indonesia dari pinggiran.

Sekretaris Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Taufik Widjojono menyatakan kebijakan pemerintah yang juga kebijakan Kementerian PUPR, memang akan memberikan perhatian lebih terhadap Papua dan Papua Barat.

“Itu sudah ditunjukan dengan kehadiran Presiden tiga kali setahun ini, sehingga kita sudah mulai masuk ke sana dengan anggaran yang jauh lebih besar.  Namun, kami tahu itupun masih kurang karena kebutuhannya lebih besar lagi, karena itu kita akan membangun secara bertahap, terutama kami punya tugas untuk selesaikan Trans Papua ini pada 2018, “ tutur Taufik seperti dikutip dari laman resmi Kementerian PUPR, Sabtu (19/9/2015).

Taufik menambahkan bahwa Kementerian PUPR tidak mungkin membangun seluruhnya sendirian, sehingga nantinya akan bekerja sama dengan pemerintah provinsi dan kabupaten dengan macam-macam sumber pendanaan.

“Selain APBN juga akan menggunakan APBD, dan DAK yang di tahun 2015 ini sudah dialokasikan Rp 955 miliar dan untuk bidang jalan saja Rp 759 miliar, ini untuk Papua Barat saja,” tutur Taufik.

Selain itu juga Kementerian PUPR diberi tugas memperbaiki perumahan.  Taufik mengatakan bahwa Menteri PUPR sudah memberi instruksi secara khusus, bahwa untuk membangun rumah di Papua dan Papua Barat harus dengan standar yang berbeda disesuaikan dengan budaya dan kearifan lokal.

“Jadi artinya jalannya, rumahnya termasuk juga sanitasi dan lain-lain itu juga akan kita laksanakan, rumah tidak rumah saja termasuk sarana dan prasarananya,” tegas Taufik.

Pernyataan tersebut disampaikan Taufik mewakili Menteri PUPR saat menerima kunjungan kerja tim dari Papua dan Papua Barat, yang datang untuk membicarakan tentang pembangunan sarana dan prasarana umum termasuk sarana sosial pelayanan umum masyarakat Papua berupa program jalan lingkungan, perumahan masyarakat, pembangunan jalan dan jembatan strategis nasional.

Tim tersebut dipimpin oleh Asisten II Provinsi Papua Barat Silas Kapisa dan Ketua Umum Pembangunan Sarana CSR GKI Sion Mapura Gerzon Jitmau.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
papua

Editor : Stefanus Arief Setiaji

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top