Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemudik Motor Meningkat, Angka Kecelakaan Menurun

Pertumbuhan pemudik sepeda motor pada periode mudik Lebaran 2015 mengalami kenaikan signifikan hingga 48% menjadi 3,75 orang dari 2,52 orang pada tahun lalu.
Hadijah Alaydrus
Hadijah Alaydrus - Bisnis.com 28 Juli 2015  |  19:46 WIB
Pemudik Motor Meningkat, Angka Kecelakaan Menurun
Sejumlah kendaraan pemudik memadati jalur pantura Losarang, Indramayu, Jawa Barat, Rabu (15/7/2015). Pada H-2 Lebaran, arus mudik di jalur pantura terpantau padat. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Pertumbuhan pemudik sepeda motor pada periode mudik Lebaran 2015 mengalami kenaikan signifikan hingga 48% menjadi 3,75 juta orang dari 2,52 juta orang pada tahun lalu. 

Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mengatakan kenaikan ini memicu sepinya volume pemudik menggunakan angkutan umum moda darat yang turun cukup dalam hingga 10,24%.

“Kemungkinan [pemudik] tidak mau naik bus malah naik sepeda motor,” ungkap Jonan dalam pidato penutupan pos koordinasi tingkat nasional angkutan lebaran terpadu, Selasa (28/7/2015).

Dia menambahkan sepanjang sejarah angkutan lebaran tidak ada penurunan volume penumpang dalam tiap moda yang mencapai 10%, sehingga ini harus menjadi perhatian semua pihak.

Dalam waktu dekat, dirinya akan mendudukkan pemangku kepentingan seperti Organda, bupati, wali kota dan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) bersama-sama.

Jonan mengatakan kementeriannya memiliki harapan untuk menaikkan anggaran mudik gratis bagi sepeda motor hingga tiga kali lipat.

Namun, dia menegaskan sekalipun anggarannya dinaikkan tiga kali lipat, Kemenhub tidak dapat menampung banyak motor.

“Tahun ini saja kapasitasnya hanya 25.000 unit sepeda motor. Kalau mau dinaikkan 10 kali lipat bisa saja, tetapi pantauan kemarin mencapai 3,759 juta sepeda motor,” ujarnya.

Tidak hanya motor, kendaraan roda empat juga tercatat naik 4,11% menjadi 2,37 juta unit dari 2,27 juta tahun lalu.

Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Djoko Sasono mengungkapkan kementerian akan melakukan sosialisasi tentang konsensi atau risiko mengenai penggunaan sepeda motor untuk berkendara jarak jauh termasuk mudik.

Djoko mengakui mudik gratis yang dilakukan untuk sepeda motor memang jumlahnya tidak besar, tetapi ini akan membangun rasionalitas dari masyarakat bahwa perjalanan dengan sepeda motor berisiko lebih tinggi daripada menggunakan moda transportasi lain.

Sementara itu, Kemenhub mengapresiasi kinerja semua pihak yang berhasil menekan angka kecelakaan penurunan jumlah kecelakaan selama H-7 hingga H+7 (10 Juli–26 Juli 2015) sebesar 21,6%. Berdasarkan data Kepolisian RI, fatalitas korban jiwa turun 8%, korban luka berat -44,9% dan luka ringan -13,5%.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemudik motor
Editor : Yusuf Waluyo Jati

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top