Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

RAPP Ikut Padamkan Kebakaran Lahan di Tesso Nilo

PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) kembali menurunkan tim pemadam api atau fire fighter untuk membantu pemadaman api di area yang berbatasan dengan wilayah konsesi RAPP di Kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) seluas 200 hektare.
Asep Dadan Muhanda
Asep Dadan Muhanda - Bisnis.com 09 Juli 2015  |  14:23 WIB
RAPP Ikut Padamkan Kebakaran Lahan di Tesso Nilo
Ilustrasi
Bagikan

Bisnis.com, PEKANBARU– PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) kembali menurunkan tim pemadam api atau fire fighter untuk membantu pemadaman api di area yang berbatasan dengan wilayah konsesi RAPP di Kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) seluas 200 hektare.

Perusahaan kertas dan bubur kertas itu menurunkan  sebanyak 1 helikopter jenis eurocopter AS350B3e untuk melakukan water bombing guna menjinakkan api yang semakin ganas menjalar area yang terletak pada koordinat S 00 12 55.9 dan E 101 54 28 .4.

Di bawah pimpinan Kapten Sandi, para anggota tim pun bergerak mengerjakan tugasnya masing-masing di lapangan. Beberapa fire fighter pun tampak melakukan instalasi peralatan bambi di lapangan bola Ukui.

Usai semua peralatan siap untuk digunakan, helikopter pun terbang untuk mulai melakukan tugasnya. Bambi bucket yang sudah terpasang di heli pun segera diisi air yang berasal dari embung di dekat area kebakaran.

Tim fire fighter RAPP Sektor Ukui, Almei Hendra, mengatakan titik api yang muncul di sekitar wilayah TNTN ini ditemukan saat tim fire fighter RAPP melakukan patroli menggunakan heli di wilayah konsesi RAPP dan juga di luar wilayah yang berbatasan dengan area konsesi.

“Titik api ini kita temukan pada saat melakukan patroli di sekitar area konsesi RAPP yang berbatasan dengan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN). Kemudian langsung kita laporkan ke petugas TNTN dan juga ke pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA),” katanya dalam penyrataan tertulis yang diterima Bisnis.com.

Selain menerjunkan 1 buah helikopter, sebanyak 20 orang tim fire fighter pun turut memadamkan api dari wilayah darat selama kurang lebih 9 jam di lapangan.

“Saat ini kami terus berkoordinasi dengan pihak TNTN dan BKSDA untuk memantau perkembangan titik api baik di TNTN maupun di wilayah Ukui lainnya. Kami fire fighter RAPP selalu senantiasa siap membantu,” tutupnya.

Seperti diketahui, RAPP memiliki dua buah helikopter dengan empat kapten pilot serta ratusan tim fire fighter yang siap membantu memadamkan setiap kebakaran hutan yang terjadi di luar area konsesi RAPP.

RAPP juga telah berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulana Bencana (BNPB) dan BKSDA mengenai kesiapan fire fighter RAPP menghadapi musim kemarau serta mengumumkan Fire Danger Periode yang berlaku di seluruh wilayah konsesinya di Provinsi Riau sejak 1 Juli-31 Agustus 2015.

 Langkah tersebut merupakan upaya pencegahan kebakaran hutan yang pertama kali dilakukan oleh perusahaan kehutanan di Indonesia. Pengumuman itu merupakan bagian dari upaya holistik pencegahan kebakaran hutan, sekaligus mencerminkan komitmen perusahaan yang selangkah lebih maju dalam upaya kolaboratif menekan masyarakat lokal melakukan pembakaran dan membantu mencegah terjadinya kebakaran.

Sejak sebulan terakhir, puluhan titik panas atau hot spot kembali di temukan di beberapa daerah di Riau. Kualitas udara di Pekanbaru juga dilaporkan menurun terutama pada malam menuju pagi hari.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kebakaran hutan riau
Editor : Asep Dadan Muhanda
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top