Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kipas Wiracana, Industri rumahan yang Mendunia

Masyarakat tengah menggandrungi pemakaian cluth, shawl, dan scarf, tetapi ada satu aksesoris klasik yang ternyata tetap menjadi andalan utama dalam bergaya. Salah satunya kipas, yang kini diyakini tak hanya berfungsi sebagai pengusir gerah.
Ipak Ayu H Nurcaya
Ipak Ayu H Nurcaya - Bisnis.com 28 Juni 2015  |  06:00 WIB
Kipas Wiracana, Industri rumahan yang Mendunia
Kipas Wiracana. - balisoulmate
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Perkembangan dunia fesyen kini semakin pesat, aksesoris penunjang pun semakin beragam. Terbaru masyarakat tengah menggandrungi pemakaian cluth, shawl, dan scarf, tetapi ada satu aksesoris klasik yang ternyata tetap menjadi andalan utama dalam bergaya. Salah satunya kipas, yang kini diyakini tak hanya berfungsi sebagai pengusir gerah.

Sebut saja penyanyi kelas dunia asal Indonesia, Anggun Cipta Sasmi. Guna merubah gambaran dari penyanyi remaja yang tak pernah ketinggalan mengenakan aksesoris topi kini perlahan Anggun memulai trend baru dengan memilih kipas sebagai aksesoris pengganti topi untuk menciptakan gaya yang lebih dewasa dan bersahaja.

Anggun juga dipercaya menjadi brand ambassador salah satu produk kipas ternama dari Pulau Dewata Bali yakni Kipas Wiracana. Home industry yang berdiri sejak 1987 tersebut kini dikelola oleh I Ketut Wiranantaja.

Wiranantaja mengatakan dahulu kipas hanya sebatas digunakan sebagai suvenir terutama dalam pesta pernikahan dan kegiatan budaya di Bali seperti menari. Menurutnya inovasi yang tak henti pada Kipas Wiracana yang menjadikan kipas ini kian dekat dengan dunia fesyen.

Awalnya Wira membuat desain kipas kayu yang seragam sebagai ciri Kipas Wiracana. Material utama yang digunakan adalah kayu mahoni yang langsung diambil dari Pulau ALur, Nusa Tenggara Timur.

Sebelum menjadi gagang kipas, kayu mahoni tersebut diberi beragam ukiran dan lukisan khas Bali seperti baraong, rangda, burung garuda dan lain sebagainya. Tak hanya kayu, Wira juga menggunakan material dari tulang, gading, serta kerang.

Untuk badan kipas Wira menggunakan kain-kain berkualitas untuk menjamin kualitas kipas produksinya seperti kin tenun, brokat Perancis hingga Sutra. Bahkan kain yang dipotong pun menggunakan sinar laser agar serat kain tetap rapi. Kerapian dan ketelitian menjadi pekerjaan finishing yang penting pada kipas produksi Wira.

Namun, tak berhenti pada detail pemilihan kain dan pemotongan, agar terlihat makin eksklusif bagian pinggir Wira juga kerap mengaplikasikan warna-warna cat hingga serpihan emas dan perak sebagai hiasan kipas. Kini ribuan desain telah diproduksi dan dinikmati pecinta fesyen di Indonesia hingga ke seluruh mancanegara.

Kipas Wiracana memiliki desain-desain unggulan seperti kipas sutra polos, kipas sutra lukis tangan, kipas kertas, kipas sutra batik, kipas kerang laut, kipas sutra brokat, kupas lukis dengan ukiran dari tulang, dan lainya.

Inovasi desain ini membuat kipas tak lagi hanya menjadi benda untuk mengusir panas tapi benda yang wajib dibawa oleh wanita yang bergaya elegan. Apalagi desain-desainnya memang terlihat lebih dinamis.

“Saya sudah ke Spanyol, Jepang dan negara Eropa lainnya untuk mempelajari detail tentang kipas.Namun inspirasi saya dalam mendesain adalah segala hal yang ada di sekitar kita, bahkan yang sederhana seperti ukiran pintu rumah juga saya jadikan acuan dalam membuat desainya.,” kata Wiranantaja.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

fesyen KIPAS
Editor : Fatkhul Maskur
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top