Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Usai Ketemu Wapres JK, Bos Air Asia Ingin Rute Surabaya-Singapura Dibuka Lagi

Air Asia Group masih menunggu keputusan pemerintah Indonesia, dalam hal ini Menteri Perhubungan Ignasius Jonan terkait pembekuan rute Surabaya-Singapura pasca jatuhnya pesawat dengan nomor penerbangan QZ8501 akhir tahun lalu.
Ana Noviani
Ana Noviani - Bisnis.com 09 Juni 2015  |  21:18 WIB
Ilustrasi - Reuters
Ilustrasi - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA--Air Asia Group masih menunggu keputusan pemerintah Indonesia, dalam hal ini Menteri Perhubungan Ignasius Jonan terkait pembekuan rute Surabaya-Singapura pasca jatuhnya pesawat dengan nomor penerbangan QZ8501 akhir tahun lalu.

"Kami bertemu Pak Jonan baru-baru ini, kita tunggu saja. Kami harap dalam waktu dekat bisa dimulai lagi. Tapi ada beberapa hal yang perlu dituntaskan," ujar CEO Air Asia Group Tony Fernandes di Kantor Wakil Presiden, Selasa (9/6/2015).

Menurutnya, insiden jatuhnya pesawat QZ8501 di perairan Selat Karimata pada 28 Desember 2014 tidak membuat PT Indonesia Air Asia terpuruk dan berencana angkat kaki dari Indonesia. Sebaliknya, banyak pelajaran yang dipetik untuk membuat perusahaan semakin berkembang.

"Kecelakaan itu tidak memicu kami untuk pergi dari Indonesia. Kami justru ingin lebih banyak menjalin kerja sama dan berinvestasi di sini," imbuhnya.

Fernandes mengakui kecelakaan QZ8501 merupakan yang terburuk sejak Indonesia Air Asia didirikan pada 2004 lalu. Namun, Air Asia tetap menganggap Indonesia sebagai pasar yang penting dan berkomitmen untuk berkembang bersama Indonesia.

"Kami jadi sangat bersahabat dengan orang-orang di Surabaya. Kami juga belajar banyak dan itulah tanggung jawab kami," pungkasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

air asia
Editor : Hendri Tri Widi Asworo
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top