Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BERAS SINTETIS: Tolong, Jangan Gunakan Istilah Beras Palsu

Kementerian Pertanian meminta masyarakat untuk menghilangkan penyebutan kata beras dalam beras sintetis yang kini marak beredar di pasaran. Pasalnya, beras terbuat dari padi. Adapun beras sintetis yang belakangan menjadi buah bibir masyarakat terbuat dari bahan kimia yang mengandung unsur plastik.
Tegar Arief
Tegar Arief - Bisnis.com 23 Mei 2015  |  10:27 WIB
BERAS SINTETIS: Tolong, Jangan Gunakan Istilah Beras Palsu
Pedagang beras - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA -- Kementerian Pertanian meminta masyarakat untuk menghilangkan penyebutan kata beras dalam beras sintetis yang kini marak beredar di pasaran. Pasalnya, beras terbuat dari padi. Adapun beras sintetis yang belakangan menjadi buah bibir masyarakat terbuat dari bahan kimia yang mengandung unsur plastik.

"Jangan pakai istilah beras palsu, karena kalau beras itu terbuat dari padi, sehingga penyebutan ini beras kurang tepat," kata Dirjen Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian Kementan Yusni Emilia Harahap di Jakarta, Sabtu (23/5/2015).

Menurutnya, saat ini pemerintah masih terus menangani penyelidikan dalam kasus ini hingga menemukan aktor utama, mengingat beras adalah bahan pokok bagi seluruh masyarakat Indonesia.

"Untuk melakukan suatu pembenaran terhadap kasus ini diperlukan kerja cepat, cerdas, tapi dengan hasil yang tepat. Itu yang sekarang sedang dilakukan," tegasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

beras sintetis
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top