Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kemenaker Optimistis Pembahasan RPP Pengupahan Berjalan Mulus

Kementerian Ketenagakerjaan optimistis rancangan peraturan pemerintah tentang sistem pengupahan bisa disetujui oleh seluruh pihak, termasuk pekerja dan pengusaha.nn
Tegar Arief
Tegar Arief - Bisnis.com 10 Mei 2015  |  12:20 WIB
RPP Pengupahan masih dalam tahap harmonisasi di Kementerian Hukum dan HAM.  - Bisnis.com
RPP Pengupahan masih dalam tahap harmonisasi di Kementerian Hukum dan HAM. - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Ketenagakerjaan optimistis rancangan peraturan pemerintah tentang sistem pengupahan bisa disetujui oleh seluruh pihak, termasuk pekerja dan pengusaha.

Dalam RPP tersebut dirumuskan bahwa peninjauan kebutuhan hidup layak sebagai landasan dasar  penghitungan upah dilakukan lima tahun sekali. Namuns setiap tahunnya pekerja tetap menerima kenaikan upah yang disesuaikan dengan inflasi.

"Kami optimistis RPP yang kami ajukan disepakai. Dan jika lancar ini segera bisa disahkan," kata Direktur Pengupahan dan Jaminan Sosial Wahyu Widodo kepada Bisnis.com, Jumat (10/5/2015).

Saat ini, RPP Pengupahan masih dalam tahap harmonisasi di Kementerian Hukum dan HAM. Kementerian Ketenagakerjaan menargetkan regulasi ini bisa tuntas pada tahun ini.

Namun apabila PP tersebut disahkan pada tahun ini, implementasi dari aturan yang ada baru dijalankan tahun depan atau untuk upah minimum 2017. "Karena kami harus memberikan masa transisi untuk pekerja dan pengusaha sekitar enam bulan sampai satu tahun," ujarnya.[]

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tenaga kerja sistem pengupahan
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top