Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Belum Miliki Terminal, Pemprov Kaltim Ngotot Resmikan Bandara Maratua

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menegaskan akan meresmikan Bandara Maratua yang ada di Kabupaten Berau, meskipun terminal bandara tersebut masih dalam tahap pembangunan.
M. Taufiqur Rahman
M. Taufiqur Rahman - Bisnis.com 08 Mei 2015  |  18:13 WIB

Bisnis.com,SAMARINDA—Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menegaskan akan meresmikan Bandara Maratua yang ada di Kabupaten Berau, meskipun terminal bandara tersebut masih dalam tahap pembangunan.

Kepala Dinas Perhubungan Kaltim Zairin Zain mengatakan pada akhir Mei, bandara tersebut sudah siap diuji cobakan, terutama untuk pesawat sejenis Susi Air. Sementara, untuk pendaratan pesawat yang lebih besar masih membutuhkan verifikasi dari Kementerian Perhubungan.

“Untuk uji coba, Susi Air sudah bisa dilakukan akhir Mei ini, tetapi untuk pesawat ATR 42 sejenis Kalstar yang isi 40 penumpang, tunggu verifikasi dari Kemenhub,” katanya, Jumat (8/5/2015).

Dia mengungkapkan tujuan Bandara Maratua merupakan bandara perintis. Tujuan pembangunannya adalah untuk memperlancar arus keluar masuk wisatawan lokal dan mancanegara ke kawasan wisata Kepulauan Derawan yang ada di kabupaten Berau.

Obyek Wisata Derawan, sebutnya, merupakan obyek wisata andalan Provinsi Kaltim yang memiliki keindahan pantai dan kehidupan ikan dan terumbu karang yang ada di sepanjang pantainya.

Sementara itu, berkaitan dengan pembangunan terminalnya, Zairin menyatakan pembangunannya direncanakan akan diusulkan dalam APBN. Sementara itu, Pemprov Kaltim akan mendorong Pemkab Berau untuk segera melakukan pembebasan lahan yang akan dibangun terminal penumpang dibandara itu.

“Diperkirakan biaya pembangunan terminal mencapai Rp2 miliar. Kami yakin bisa menyelesaikan pembangunan itu,” pungkasnya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemprov kaltim
Editor : Bastanul Siregar

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top