Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

81 Balai Latihan Kerja Mati Suri, Kinerja Kemenaker Dipertanyakan

Komisi IX DPR meminta Kementerian Ketenagakerjaan untuk mengaktifkan balai latihan kerja (BLK) yang ada di daerah.
Tegar Arief
Tegar Arief - Bisnis.com 13 April 2015  |  18:00 WIB
81 Balai Latihan Kerja Mati Suri, Kinerja Kemenaker Dipertanyakan
Calon pekerja - Ilustrasi
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Komisi IX DPR meminta Kementerian Ketenagakerjaan untuk mengaktifkan balai latihan kerja (BLK) yang ada di daerah. Pasalnya berdasarkan temuan DPR, mayoritas BLK yang ada di daerah sampai saat ini tidak difungsikan dengan baik.

"Ada 81 BLK yang mangkrak di Indonesia. Ini harus ditindaklanjuti oleh Kementerian Ketenagakerjaan," kata Anggota Komisi IX Imam Suroso, Senin (13/4/2015).

Menurutnya, Kementerian Ketenagakerjaan harus segera bertindak untuk mengaktifkan kembali BLK ini, sehingga kualitas dan daya saing tenaga kerja bisa ditingkatkan.

Hal senada dikatakan Anggota Komisi IX lainnya Amelia Anggraini yang menilai keberadaan BLK daerah cukup vital dalam pembangunan dan pengembangan ketrampilan sumber daya manusia. Oleh karena itu, sangat disayangkan jika BLK ini tidak dikelola dengan baik dan benar.

"Hasil kunjungan saya ke daerah-daerah, kondisi BLK sangat memprihatinkan karena minimnya aktivitas dan program kepelatihan," katanya.

Langkah yang bisa ditempuh untuk melakukan revitalisasi BLK, imbuhnya, adalah melalui kerja sama kemitraan dengan pelaku industri baik dalam negeri maupun luar negeri dalam rangka memperluas kesempatan kerja.

"Seiring pelaksanaan MEA kebutuhan tenaga kerja berdasarkan pemintaan pasar kerja industri masih sangat banyak. Karenanya harus dipersiapkan calon tenaga kerja yang siap bersaing dengan tenaga kerja dari negara-negara Asean lainnya," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

blk Kemenaker
Editor : Yusuf Waluyo Jati
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top