Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PERUSAHAAN SAWIT: Musim Mas Bergabung Dengan 4 Raksasa Sawit

Perusahaan kelapa sawit, PT Musim Mas dipastikan bergabung dalam keanggotaan Indonesian Palm Oil Pledge (IPOP) atau ikrar industri kelapa sawit lestari dan berkelanjutan.
Irene Agustine
Irene Agustine - Bisnis.com 20 Maret 2015  |  11:53 WIB
 Musim Mas bergabung dengan Indonesian Palm Oil Pledge (IPOP) - Ilustrasi, Bisnis.com
Musim Mas bergabung dengan Indonesian Palm Oil Pledge (IPOP) - Ilustrasi, Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA -- Perusahaan kelapa sawit, PT Musim Mas dipastikan bergabung dalam keanggotaan Indonesian Palm Oil Pledge (IPOP) atau ikrar industri kelapa sawit lestari dan berkelanjutan.

Musim Mas mengikuti langkah empat perusahaan kelapa sawit yaitu Wilmar, Golden Agri Resources, Cargill dan Asian Agri yang berkomitmen lebih dulu untuk mengelola usahanya secara berkelanjutan dan bertanggung jawab pada tahun lalu.

Tujuan ikrar tersebut adalah untuk membangun industri sawit yang berkelanjutan dengan tidak menerapkan penanaman sawit di High Carbon Stock dan lahan gambut, mempromosikan produksi minyak sawit yang berkelanjutan serta berjanji menerapkan standar tersebut kepada pemasok pihak ketiga.

Manager Senior PT Musim Mas Togar Sitanggang mengatakan masuknya perusahaan itu dalam IPOP sebagai salah satu bentuk mendukung pengelolaan kelapa sawit yang berkelanjutan.

Dia mengatakan Musim Mas merupakan front liner dalam menerapkan kaidah keberlanjutan karena selain bergabung dalam IPOP, seluruh perkebunannya sudah mendapatkan sertifikat Roundtable Sustainable of Palm Oil (RSPO) dan Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO).

"Karena IPOP ini juga bagian dari menerapkan sustainability. Jadi ya kita ikut (IPOP)," katanya seperti dikutip Bisnis, (20/3/2015).

Saat ini, Togar mengatakan produksi minyak kelapa sawit Musim Mas mencapai 500.000 ton per tahun dengan luas perkebunan sebesar 120.000 hektare.

Shinta Kamdani, Wakil Ketua Umum KADIN bidang Lingkungan Hidup, Perubahan Iklim dan Pembangunan Berkelanjutan mengatakan bergabungnya Musim Mas memang belum dipublikasikan secara resmi.

"Basicly sudah (gabung), tapi belum kita launching saja," katanya.

Adapun, dia belum mau mengatakan satu perusahaan kelapa sawit yang juga akan bergabung pada tahun ini untuk menerapkan kaidah IPOP.

"Nanti dulu dong, kan sudah bagus ada satu. Yang penting lima ini terus memenuhi apa yang harus kita lakukan dalam Pledge (ikrar)," katanya.

Sebelumnya, Shinta mengatakan akan ada dua perusahaan kelapa sawit skala besar yang akan bergabung dalam ikrar tersebut pada tahun ini. Awal tahun, Musim Mas dipastikan bergabung untuk mengimplementasikan ikrar.

Shinta mengatakan tujuan akhir dalam penandatangan IPOP adalah merefleksikan komitmen para produsen minyak sawit untuk memutus keterkaitan antara produksi minyak sawit dan deforestasi.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

cpo
Editor : Gita Arwana Cakti

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top