Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

ASITA BALI: Banyak Perusahaan "Ilegal" Masuk Pasar Wisata Bali

Association of The Indonesian Tours & Travel Agencies (Asita) Bali mengungkapkan banyak perusahaan dan pengusaha ilegal di luar anggota Asita Bali yang masuk ke pasar pariwisata Bali dan keberadaannya mengancam kelancaran bisnis pariwisata resmi.
Natalia Indah Kartikaningrum
Natalia Indah Kartikaningrum - Bisnis.com 12 Februari 2015  |  10:04 WIB
ASITA BALI: Banyak Perusahaan "Ilegal" Masuk Pasar Wisata Bali
Turis pantai Kuta. - Bisnis.com

Bisnis.com, DENPASAR - Association of The Indonesian Tours & Travel Agencies (Asita) Bali mengungkapkan banyak perusahaan dan pengusaha ilegal di luar anggota Asita Bali yang masuk ke pasar pariwisata Bali dan keberadaannya mengancam kelancaran bisnis pariwisata resmi.

I Ketut Ardana, ketua Asita Bali mengatakan jika ada biro perjalanan yang ilegal, pihaknya hanya dapat melaporkan saja dan pemerintah yang berwenang untuk menindaknya.

"Tahun lalu sudah ada beberapa yang dilaporkan oleh Asita kepada pemerintah. Yang ditemukan oleh Asita itu kecil tapi sebenarnya di luar sangat banyak yang ilegal. Sekarang ini memang ada petugas penertiban yang banyak di ekspos untuk sweeping guide, kami harap sweeping travel agent juga rajin diadakan," ungkap Ardana saat ditemui di Denpasar, Kamis (12/2/2015).

Ardana menambahkan pihaknya juga meminta pemerintah daerah terus berusaha menindak tegas dan kalau perlu mengeluarkan peraturan daerah (perda) khusus yang menindak tegas bisnis-bisnis pariwisata yang ilegal di Bali.

"Kami sudah sering melaporkan dan menyampaikan kepada pemerintah mengenai hal ini. Kami harap pemerintah juga terus berusaha, sama-sama berusaha menjaga pariwisata Bali," tandasnya.

Asita juga selalu menanamkan kepada anggotanya untuk selalu berbisnis dengan sehat. "Persaingan itu pasti ada dan kami selalu mengajarkan dan menanamkan kepada semua anggota agar selalu berbisnis dengan sehat," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bali asita
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top