Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

McDonald Jepang Menderita Rugi. Penyebabnya, Ngeri....

McDonald Holdings Co (Unit Jepang) untuk pertama kalinya sejak go public pada 2010 menderita rugi operasional tahunan, akibat skandal keamanan pangan dan kekurangan kentang yang mendera.
President and Chief Executive Officer McDonald's Holdings Co (Japan) Sarah Casanova (kiri) membungkukkan badan untuk meminta maaf ketika konferensi pers di Tokyo Stock Exchange (TSE) di Tokyo, 5 Februari 2015. /Reuters
President and Chief Executive Officer McDonald's Holdings Co (Japan) Sarah Casanova (kiri) membungkukkan badan untuk meminta maaf ketika konferensi pers di Tokyo Stock Exchange (TSE) di Tokyo, 5 Februari 2015. /Reuters

Bisnis.com, TOKYO - McDonald Holdings Co (Unit Jepang) untuk pertama kalinya sejak go public pada 2010 menderita rugi operasional tahunan, akibat skandal keamanan pangan dan kekurangan kentang yang mendera.

Demikian disampaikan oleh Presiden dan Chief Executive Officer (CEO) McDonald Holdings Co (Jepang) Sarah Casanova dalam konferensi pers di Tokyo Stock Exchange (TSE) di Tokyo, Kamis (5/2/2015).

Pada Rabu (7/1/2015), McDonald Jepang telah meminta maaf kepada pelanggan dan bersumpah untuk memastikan keamanan produk, setelah beberapa benda termasuk gigi dan plastik ditemukan dalam makanan yang disajikan.

Ini merupakan pukulan terbaru baru jaringaan restoran cepat saji tersebut, setelah bergulat pada penurunan penjualan dan kesulitan mendapatkan pasokan kentang.

Jaringan restoran 49,9% sahamnya dimiliki oleh McDonald Corp itu telah bergulat dengan masalah penjualan jatuh yang dimulai jauh sebelum skandal keamanan pangan musim panas lalu, yang memukul kepercayaan dalam produk-produknya. Toko-toko khususnya telah diseret pelanggan dengan rentang yang lebih luas dari makanan siap pakai dan kopi murah.

McDonald Jepang membawa Chief Executive Sarah Casanova Maret lalu untuk membalikkan tren, tetapi perusahaan masih berada di jalur penurunan penjualan keenam tahun, dan menderita kerugian tahunan pertama dalam 11 tahun.

Permintaan maaf pada Rabu muncul setelah pada akhir pekan restoran menemukan sekitar 4 cm (1 1/2 inci) strip vinyl dalam McNugget ayam. Insiden ini juga telah membuat McDonald menghentikan penjualan nugget yang dibuat pada hari yang sama dengan item yang terkontaminasi di pabrik di Thailand. Perusahaan ini masih menyelidiki penyebabnya.

Lebih mengerikan lagi adalah kejadian ditemukannya gigi manusia di tempat penggorengan pada Agustus, sementara seorang anak di Desember memotong mulutnya di atas selembar plastik yang berada di sundae cokelat.

Pada konferensi pers, eksekutif berusaha untuk meyakinkan masyarakat tentang keamanan makanan McDonald.

"Saya yakin bahwa keluarga saya bisa makan produk McDonald," kata Takehiko Aoki, wakil presiden senior di McDonald Holding Co (Jepang) Ltd

"Saya pikir respon kita sudah tepat," katanya ketika ditanya apakah perusahaan telah lambat untuk mengumumkan temuannya, menjelaskan bahwa penanganan setiap kasus berbeda.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Fatkhul Maskur
Editor : Fatkhul Maskur
Sumber : Reuters
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper