Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Lahan Telantar, Pemkab Aceh Utara Dorong Potensi Penanaman Kedelai

Pemerintah Kabupaten Aceh Utara menginginkan pemanfaatan lahan yang tidak digunakan agar digunakan untuk tanaman pangan, salah satunya kedelai. Dinas Pertanian Aceh Utara mencatat potensi pengembangan kedelai masih cukup tinggi.
Febrany D. A. Putri
Febrany D. A. Putri - Bisnis.com 26 Januari 2015  |  19:37 WIB
Tanaman kedelai - Antara
Tanaman kedelai - Antara

Bisnis.com, BANDA ACEH-Pemerintah Kabupaten Aceh Utara menginginkan pemanfaatan lahan yang tidak digunakan agar digunakan untuk tanaman pangan, salah satunya kedelai.

Dinas Pertanian Aceh Utara mencatat potensi pengembangan kedelai masih cukup tinggi.

Kepala Dinas Pertanian Aceh Utara MUkhtaruddin mengatakan hasil produksi kedelai dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan industri lokal seperti pembuatan tahu dan tempe.

"Selama ini bahan baku UKM tahu dan tempe dari kedelai impor. Kami perlu menggenjot produksi kedelai lokal untuk memenuhi kebutuhan mereka. Pasarnya sudah ada," ucapnya, Senin (26/1/2015).

Mukhtaruddin menyebutkan benih kedelai yang cocok di Aceh Utara adalah anjasmoro. Dia mencontohkan, hasil panen kelompok tani Malikussaleh yang mampu menghasilkan kedelai 2,2 ton per hektare.

Kelompok tani tersebut memanfaatkan lahan 40 hektare di Desa Pintoe Makmur.

Wakil BUpati Aceh Utara HM Jamil mengatakan hasil panen tersebut sangat memuaskan.

"Produktivitas kelompok tani ini dapat memicu kelompok lainnya untuk memanfaatkan lahan kosong dengan menanam kedelai. Selama ini, kedelai impor selalu memenuhi sejumlah pasar tradisional di Aceh Utara dan Lhoksumawe. Kita bisa memanfaatkan ini," ujar Jamil.

Kendati begitu, Jamil menyebutkan akses areal pertanian dan minimnya infrastruktur jalan masih menjadi kendala. Petani Aceh Utara kesulitan mengangkut hasil panen.

 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kedelai
Editor : Bambang Supriyanto

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top