Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Harga Kain Bahan Batik Meninggi, Perajin di Pekalongan Kelabakan

Harga kain bahan batik di Kota Pekalongan, Jawa Tengah, naik sekitar Rp200 hingga Rp700 per yard sehingga para pelaku batik kesulitan mengambangkan usahanya.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 16 November 2014  |  13:10 WIB
Harga Kain Bahan Batik Meninggi, Perajin di Pekalongan Kelabakan
Perajin batik tidak bisa mengajukan permintaan atau pembelian bahan batik, seperti kain mori dalam jumlah banyak. - Bisnis.com

Bisnis.com, PEKALONGAN - Harga kain bahan batik di Kota Pekalongan, Jawa Tengah, naik sekitar Rp200 hingga Rp700 per yard sehingga para pelaku batik kesulitan mengambangkan usahanya.

Sekretaris Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia Kota Pekalongan Arif Wicaksono mengatakan bahwa harga kain mori prima semula Rp8.700,00/yard, kini naik menjadi Rp9.300,00/yard.

"Kenaikan harga bahan baku batik ini jelas akan kian menyulitkan usaha pelaku batik berkembang. Akan tetapi, kenaikan harga bahan baku batik kami tidak tahu persis," katanya di Pekalongan, Minggu (16/11/2014).

Ia mengatakan bahwa kenaikan harga mori prima juga diikuti bahan baku obat batik lainnya yang mencapai sekitar 25% per ons. Kenaikan harga bahan baku batik itu, kata dia, karena kemungkinan sebagian bahan baku masih bergantung pada harga di pasar internasional.

"Selama ini, perajin batik masih mengimpor bahan baku batik sehingga harganya bergantung pada harga pasar luar negeri," katanya.

Dia mengatakan saat ini para perajin batik tidak bisa mengajukan permintaan atau pembelian bahan batik, seperti kain mori dalam jumlah banyak.

Para penyedia kain mori, kata dia, kini lebih memilih menyimpan mori karena masih menunggu keputusan kebijakan pemerintah terkait dengan rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

"Perajin batik akan dibatasi pembelian mori karena penyedia kain mori masih menahan penjualan untuk menentukan harga. Mereka menunggu keputusan pemerintah yang akan menaikkan harga BBM," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

batik

Sumber : Antara

Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top