Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Konsultasi TKA Kini Bisa Lewat Skype

Kementerian Ketenagakerjaan terus meningkatkan kinerja pelayanan publik secara online. Saat ini masyarakat dapat berkonsultasi mengenai penggunaan tenaga kerja asing (TKA) dengan menggunakan fasilitas video skype.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 14 November 2014  |  05:05 WIB

Bisnis.com, JAKARTA -- Kementerian Ketenagakerjaan terus meningkatkan kinerja pelayanan publik secara online. Saat ini masyarakat dapat berkonsultasi mengenai penggunaan tenaga kerja asing (TKA) dengan menggunakan fasilitas video skype.

"Pengaduan dari masyarakat itu harus sudah direspon maksimal 14 jam. Oleh karena itu, pemerintah terus membenahi diri dalam hal kecepatan pelayanan tersebut," kata Direktur Pengendalian Penggunaan TKA Kemenaker Herry Sudarmanto, Kamis (13/11/2014).

Peningkatan pelayanan juga dilakukan dengan penambahan dan perbaikan sarana dan prasarana pelayanan penggunaan TKA antara lain penambahan loket pelayanan, penyediaan monitor penayangan hasil pelayanan, mesin antrean dan penambahan monitor cctv untuk memantau seluruh kegiatan pelayanan penggunaan tenaga kerja asing.

Pelayanan online ini telah dikembangkan Kemenaker sejak 2012 lalu. Ke depan kementerian ini akan terus memperbaiki pelayanan dan meningkatkan fasilitas pelayanan secara online sehingga bisa lebih efisien.

"Bentuk sosialisasi lain yang dilakukan adalah dengan memasang banner dan stiker anti korupsi di seluruh ruangan pelayanan dan ruang kerja dan juga ditayangkan melalui tampilan anti korupsi pada monitor pelayanan penggunaan tenaga kerja asing," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tka
Editor : Martin Sihombing
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top