Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bandara Soekarno-Hatta: Perusahaan Jepang Sediakan Lounge Untuk 20.000 Calon Penumpang Pesawat

PT Japan Credit Bureau Indonesia memberikan servis kepada 20.000 calon penumpang dengan menyediakan lounge di Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta.
MG Noviarizal Fernandez
MG Noviarizal Fernandez - Bisnis.com 12 September 2014  |  11:40 WIB
Bandara Soekarno-Hatta saat dipenuhi calon penumpang - Bisnis
Bandara Soekarno-Hatta saat dipenuhi calon penumpang - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA- PT Japan Credit Bureau Indonesia memberikan servis kepada 20.000 calon penumpang dengan menyediakan lounge di Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta. Lounge itu mulai diluncurkan Jumat (12/9/2014).

Jumlah 20.000 calon penumpang tersebut merupakan pemegang kartu premium Bank Internasional Indonesia (BII) dan Bank Negara Indonesia (BNI).

Kedua bank tersebut selama ini bekerja sama dengan JCB yang merupakan lembaga pembayaran dan penerbit kartu kredit.

Kimihasa Imada, Wakil Presiden JCB Internasional mengatakan selain jumlah tersebut, terbuka kesempatan bagi penumpang internasional pemegang kartu JCB untuk menikmati layanan lounge di bandara.

Saat ini terdapat 84 juta pemegang kartu JCB yang berasosiasi dengam berbagai bank di dunia.

JCB, katanya, memberikan layanan lounge gratis tidak hanya di terminal keberangkatan domestik tapi juga di lantai keberangkatan internasional.

"Lounge ini merupakan yang pertama di Asia Tenggara setelah di Jepang, China dan Hawaii," jelasnya.

Dia melanjutkan, servis lounge secara gratis di bandara tersebut merupakan bagian dari pelayanan terhadap pemegang kartu di samping pemberian diskon pada 350 merchant di lima kota di Indonesia yakni Jakarta, Medan, Surabaya, Bandung dan Denpasar.

Pihaknya sengaja memberikan servis lounge di bandara kepada pemegang kartu premium di Indonesia karena saat ini animo masyarakat Tanah Air untuk mengakses transportasi udara sangat tinggi, termasuk para pemegang kartu tersebut.

Selain Jakarta, pihaknya juga berencana memberikan layanan serupa di empat kota besar lainnya seperti di Surabaya dan Medan guna menjangkau dan memperluas pelayanan.

Manajer Hotel dan Lounge PT Angkasa Pura ll Setiyo Pramono mengatakan tahun ini pihaknya menargetkan 18% pendapatan dari sektor non-aero perseroan tersebut berasal dari penyewaan lounge, dan hotel.

Dari persentase tersebut, sekitar 15% di antaranya disumbangkan oleh Bandara Soekarno-Hatta.

"Tahun ini kami targetkan pendapatan dari sektor non-aero sebesar Rp1,5 triliun," ujarnya.

 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bandara soekarno-hatta
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top