Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Aliansi 9 Asosiasi: Tak Ada Alasan Tolak Aturan 80% Produk Lokal

Pascaberlakunya Peraturan Menteri Perdagangan terkait kewajiban menjual 80% produk dalam negeri, mayoritas pasar ritel modern belum dapat memenuhinya. Padahal Aliansi 9 Asosiasi menilai tidak ada alasan lagi yang menghambat pelaksanaan aturan tersebut.
Nenden Sekar Arum
Nenden Sekar Arum - Bisnis.com 25 Agustus 2014  |  20:15 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Pascaberlakunya Peraturan Menteri Perdagangan terkait kewajiban menjual 80% produk dalam negeri, mayoritas pasar ritel modern belum dapat memenuhinya. Padahal Aliansi 9 Asosiasi menilai tidak ada alasan lagi yang menghambat pelaksanaan aturan tersebut.

Ketua Aliansi 9 Asosiasi Putri K. Wardhani menjelaskan Permendag no.70/2013 tentang Pedoman Penataan dan Pembinaan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern sudah mulai berlaku sejak 12 Juni, dan berdasarkan progress review yang dilakukan, pencapaian implementasi baru sekitar 80% dari total minimarket, 20% dari departement store, 50% speciality store, dan baru sekitar 8% dari butik atau stand alone store.

Putri menambahkan dengan aturan tersebut akan memacu jumlah produksi produk dalam negeri. Setiap brand luar negeri atau barang impor yang memiliki pangsa pasar besar di Indonesia akan didorong untuk mendirikan fasilitas produksi di dalam negeri.

"Jika secara itungan ekonomi belum memungkinkan untuk membuat pabrik, bisa dengan langkah menggandeng produsen dalam negeri dengan memberikan order produksi kepada mereka," paparnya dalam paparan di Jakarta, Senin (25/8/2018).

Dengan tantangan tersebut, produsen dan industri di dalam negeri juga akan melihat peluang besar sehingga dapat meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi mereka. Selain itu, dengan adanya pabrik baru, otomatis jumlah tenaga kerja dalam negeri yang diserap pun semakin besar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ritel modern
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top