Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kinerja Semester I/2014: Penjualan Polygon Tumbuh 25%

Kinerja I/2014 menunjukan penjualan Polygon mencapai 100.000 unit atau mengalami perbaikan sebesar 25%, melihat sentimen positif ini Polygon optimis target penjualan 200.000 unit akan terlewati.
David Eka Issetiabudi
David Eka Issetiabudi - Bisnis.com 17 Juli 2014  |  23:36 WIB

Bisnis.com, JAKARTA— Kinerja I/2014 menunjukan penjualan Polygon mencapai 100.000 unit atau mengalami perbaikan sebesar 25%, melihat sentimen positif ini Polygon optimis target penjualan 200.000 unit akan terlewati.

Peter Mulyadi, General Manager Marketing Communication and E-Commerce PT Insera Sena, mengatakan upaya perbaikan kinerja terus dilakukan lewat berbagai aktivitas pemasaran, mulai dari menyasar pasar komunitas hingga meluncurkan 70 varian pada tahun ini.

“Setelah penjualan kami merosot dua tahun belakangan, semoga tahun ini kembali bergairah. Harapannya torehan penjualan 2011 sebesar 250.000 unit bisa kami capai tahun depan,” tuturnya kepada Bisnis.com, Kamis (17/7).

Dia mengatakan pihaknya terus memberikan edukasi kepada konsumen untuk memilih produk dalam negeri, tidak hanya meningkatkan nasionalisme tetapi juga kualitas produk impor asal China jauh dibawah Polygon. Dirinya menyerukan, kompetitor yang sebenarnya bukanlah sesama produsen dalam negeri tetapi produk impor.

Menghadapi serbuan produk murah, pihaknya sempat meluncurkan produk murah merek Polygon. Hanya saja menurutnya hal itu dilakukan untuk memantapkan pasar, dengan memberikan subsidi. Pihaknya mengaku tidak berani menurunkan kualitas dari setiap komponen sepeda, karena image PT Insera Sena sudah lekat menjadi produsen sepeda berkualitas.

“Ditengah serbuan produk impor kami terus melakukan inovasi dan penetrasi pemasaran. Terbukti, menurut survey tingkat loyalitas konsumen mencapai 80%,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sepeda polygon
Editor : David Eka Issetiabudi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top