Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

UU KESEHATAN JIWA: Kemenkes Perbanyak Tenaga Medis Kesehatan Jiwa

Seusai RUU Kesehatan Jiwa disahkan menjadi undang-undang, Kementerian Kesehatan kemudian mulai meningkatkan sumber daya manusia tenaga medis dan perawatnya.n
Yanuarius Viodeogo
Yanuarius Viodeogo - Bisnis.com 13 Juli 2014  |  21:30 WIB
UU KESEHATAN JIWA: Kemenkes Perbanyak Tenaga Medis Kesehatan Jiwa
Wakil Menteri Kesehatan Ali Ghufron Mukti. - Bisnis.com/yr
Bagikan

 

Bisnis.com, JAKARTA – Seusai RUU Kesehatan Jiwa disahkan menjadi undang-undang, Kementerian Kesehatan kemudian mulai meningkatkan sumber daya manusia tenaga medis dan perawatnya.

 

“Kami melanjutkan aturan di bawahnya terkait dengan tenaga medis dari puskesmas sampai dengan rumah sakit tipe A ke rumah sakit rujukan nasional untuk orang gangguan kesehatan jiwa,” kata Wakil Menteri Kesehatan Ali Gufron, kepada Bisnis.com, Jumat (11/7/2014).

Dia mengatakan sebelum adanya UU tersebut, pelayanan rumah sakit juwa tenaga medis dan rujukan rumah sakit khusus sulit diimplementasikan. Dengan adanya UU tersebut, Ali menuturkan Pemerintah Daerah memiliki kewajiban ikut aturan.

“Dulu pengelolaan kurang memberikan fleksibilitas dan manajemennya sulit. Sekarang dengan adanya UU, Pemda diminta untuk ikut terlibat supaya tidak ada lagi masyarakat kita yang dipasung,” ucapnya.

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

UU Kesehatan Jiwa
Editor : Fatkhul Maskur
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top