Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bank Dunia Ingatkan Potensi Perlambatan Pertumbuhan Indonesia

World Bank menyebutkan Indonesia akan mencetak perlambatan ekonomi pada tahun ini.
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 23 Juni 2014  |  21:10 WIB
  Bank Dunia ingatkan potensi perlambatan pertumbuhan ekonomi RI.  - Ilustrasi
Bank Dunia ingatkan potensi perlambatan pertumbuhan ekonomi RI. - Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA—Bank Dunia menyebutkan Indonesia akan mencetak perlambatan pertumbuhan ekonomi pada tahun ini. Pada estimasi terbarunya, organisasi pendanaan internasional itu memperkirakan ekonomi Indonesia hanya terdongkrak 5,3%.

“Dulu, ketika kami memperkirakan ekonomi Indonesia hanya tumbuh 5,3% pada tahun ini, semua orang menganggap kami pesimistis. Tetapi, menginjak awal kuartal II/2014, semua pihak termasuk pemerintah memangkas proyeksinya mendekati estimasi kami,” tekan Jim Brumby, Ekonom Utama World Bank di Jakarta, Senin (23/6).

Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang hanya mampu mencetak 5,21% pada kuartal I/2014 memaksa Bank Indonesia memangkas proyeksi ekonomi Indonesia menjadi sekitar 5,1%-5,5% dari estimasi awal yaitu 5,5%-5,9%.

Rencananya, World Bank akan merilis proyeksi ekonomi Indonesia pada Juli mendatang. Ketika ditanya mengenai prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia pada prediksi terbarunya, Jim menjelaskan kemungkinan untuk merevisi ke atas cukup kecil.

“Dengan kondisi seperti ini, hanya ada dua kondisi yang memungkinkan yaitu mempertahankan estimasi atau mengoreksinya,” ucap Jim.  

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

world bank
Editor : Setyardi Widodo
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top