Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PARIWISATA ANAMBAS: Asita Nilai Pengembangannya Kontraproduktif

Kebijakan Kemenparekraf kembangkan pariwisata di Kepulauan Anambas tahun depan, direspon oleh Association of The Indonesian Tour and Travels Agency (Asita). Pihaknya menilai, upaya pengembangan wisata bahari minat khusus di Kepulauan Anambas, kontra produktif dengan target peningkatan wisatawan manca negara.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 20 Juni 2014  |  22:10 WIB
PARIWISATA ANAMBAS: Asita Nilai Pengembangannya Kontraproduktif
Ilustrasi - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA—Kebijakan Kemenparekraf kembangkan pariwisata di Kepulauan Anambas tahun depan, direspon oleh Association of The Indonesian Tour and Travels Agency (Asita).

Pihaknya menilai, upaya pengembangan wisata bahari minat khusus di Kepulauan Anambas, kontra produktif dengan target peningkatan wisatawan manca negara.

“Karena kami inginnya wisatawan yang datang itu meningkat, namun dengan melihat kondisi objek yang perlu dijaga kelangsungannya, kami akan menyesuaikan dan mengikuti aturan tersebut,” kata Ketua Umum Asita, Asnawi Bahar kepada Bisnis.com, Jumat (20/6/2014).

Sebagai target pengembangan objek wisata, Asnawi menilai Kepulauan Anambas perlu dilengkapi beberapa fasilitas dasar tujuan pariwisata. Di antaranya bangunan hotel, resort serta akses jalan yang memadai. Bahkan bila perlu jalur transportasi udara, sehingga memudahkan wisatawan mendatangi objek tersebut.

Dia juga menekankan agar pemerintah benar-benar memerhatikan jalannya kebijakan dan aturan yang telah dibuat dalam pengembangan kawasan wisata ini. Jangan terkesan terlalu banyak proyek yang dikerjakan tapi tidak selesai secara total.

“Anggaran kementerian [pariwisata] untuk mengembangkan objek wisata baru itu kecil, jadi memang pemerintah harus focus kembangkan satu-satu, kalau secara serentak ya hasilnya akan setengah- setengah dan tidak maksimal,” kata Asnawi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

asita kemenparekraf anambas
Editor : Nurbaiti

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top