Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Pemerintah Beda Pendapat, RUU Produk Halal Terbengkalai

Perbedaan pendapat di pihak eksekutif dianggap menjadi penyebab mengapa RUU Jaminan Produk Halal ini tidak segera disahkan padahal sudah dirapatkan dalam dua periode DPR.
Andreas Ryan Sanjaya
Andreas Ryan Sanjaya - Bisnis.com 22 Mei 2014  |  19:52 WIB
Pemerintah Beda Pendapat, RUU Produk Halal Terbengkalai
Ilustrasi - Bisnis.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Perbedaan pendapat di pihak eksekutif dianggap menjadi penyebab mengapa RUU Jaminan Produk Halal ini tidak segera disahkan. Padahal, RUU itu sudah dibahas dalam dua periode DPR.

Anggota Panja Halal DPR Raihan Iskander mengatakan bahwa biasanya perbedaan pendapat terjadi antara legislatif dengan eksekutif. Namun untuk kasus ini berbeda, perbedaan pendapat tersebut terjadi di internal eksekutif.

“Sebenarnya di internal legislatif juga ada perbedaan pendapat. Namun masalah ini di legislatif akan segera selesai ketika kita menggunakan sistem voting,” ujarnya, Kamis (22/5/2014).

Dia mengatakan bahwa seharusnya RUU ini segera disahkan mengingat begitu banyak faktor pendorong. Salah satunya, menurut dia, adalah produk tidak halal yang semakin ‘berani’.

Selain itu Raihan juga mengatakan bahwa RUU Jaminan Produk Halal ini akan berpihak kepada UKM. Dia mengusulkan agar dana sertifikasi produk halal untuk produk UKM kelak ditanggung oleh negara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

produk halal
Editor : Sepudin Zuhri
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top