Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kemenhub Tambah Titik Pantau Mudik Lebaran

Kementerian Perhubungan menambah satu titik pemantauan penyeberangan pada musim mudik lebaran 2014. Kepala Humas Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub Zainal Arifin mengatakan titik pemantauan penyeberangan yang baru tersebut adalah jalur Penajam-Karaingau di wilayah Kalimantan Timur.
MG Noviarizal Fernandez
MG Noviarizal Fernandez - Bisnis.com 21 April 2014  |  18:20 WIB
   Ilustrasi kapal penyeberangan. Kemenhub tambah titik pemantauan penyeberangan pada musim mudik Lebaran.  -  Bisnis.comBisnis.com
Ilustrasi kapal penyeberangan. Kemenhub tambah titik pemantauan penyeberangan pada musim mudik Lebaran. - Bisnis.comBisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA- Kementerian Perhubungan menambah satu titik pemantauan penyeberangan pada musim mudik lebaran 2014. Kepala Humas Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub Zainal Arifin mengatakan titik pemantauan penyeberangan yang baru tersebut adalah jalur Penajam-Karaingau di wilayah Kalimantan Timur.

“Sebelumnya ada 13 titik pemantauan. Tahun ini ditambahkan menjadi 14 titik pemantauan saat mudik nanti yang langsung dipantau oleh Kemenhub,” katanya, Senin (21/4).

Menurutnya pertimbangan penambahan titik pemantauan penyeberangan pada musim mudik Lebaran tahun ini dikarenakan total kepadatan penumpang (load factor) di jalur yang menghubungkan dua pelabuhan penyeberangan tersebut sudah mencapai angka di atas 10.000 penumpang perhari.

Selama ini menurutnya titik pemantauan penyeberangan tersebar pada beberapa lintasan seperti Merak-Bakauheni, Ketapang-Gilimanuk, Lembar-Padang Bai serta beberapa jalur lainnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mudik lebaran
Editor : Setyardi Widodo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top