Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Paling Buruk, Sanitasi Kereta Jarak Dekat & KRL

Kondisi sanitasi dan kebersihan Kereta Api Jarak Dekat dan Kereta Rel Listrik Jabodetabek paling buruk selama 2013. Banyak perbaikan yang harus diselesaikan operator.
MG Noviarizal Fernandez
MG Noviarizal Fernandez - Bisnis.com 04 Maret 2014  |  15:47 WIB
KRL Jabodetabek - JIBI
KRL Jabodetabek - JIBI

Bisnis.com, JAKARTA- Kondisi sanitasi dan kebersihan Kereta Api Jarak Dekat dan Kereta Rel Listrik Jabodetabek paling buruk selama 2013. Banyak perbaikan yang harus diselesaikan operator.

Kepala Bagian Humas Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Muhartono mengatakan berdasarkan hasil evaluasi kontrak Public Service Obligation (PSO) layanan kereta api kelas ekonomi, rata-rata tingkat kebersihan kereta api sudah cukup baik yakni di atas 50%.

 Akan tetapi, lanjutnya, meski persentase di atas 50%, ada hal yang perlu diperhatikan oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) terkait persoalan sanitasi dan kebersihan. Pasalnya, kereta api jarak dekat dan KRL Jabodetabek menjadi sorotan lantaran tingkat sanitasi dan kebersihannya paling rendah yakni hanya mencapai 80%.

 “Persoalan sanitasi dan kebersihan kereta yang tergolong fasilitas publik penting untuk diperhatikan karena mendorong peningkatan mobilitas warga sehingga akan mendorong peningkatan penyelenggara dan pengelolaan jasa,” ujarnya, Selasa (4/3/2014).

Menurutnya, pengukuran tingkat sanitasi dan kebersihan kereta api dilakukan dengan memperhatikan sejumlah indikator yang meliputi fasilitas fisik, penanganan sampah, serta pengendalian vektor, termasuk penyediaan tempat sampah dan kotak pertolongan pertama pada kecelakaan (PPPK).

 Ia menambahkan, pihaknya selaku regulator telah mengirimkan hasil evaluasi tersebut kepada PT KAI untuk ditindaklanjuti agar bisa diperbaiki pada pelaksanaan kontrak PSO 2014 yang bernilai Rp1,24 triliun tersebut.

Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Sudaryatmo mengatakan persoalan fasilitas kereta api termasuk sanitasi dan kebersihan menjadi perhatian pengguna jasa kereta. Sejauh ini kata dia, sudah banyak laporan dari masyarakat terkait fasilitas yang dianggap belum memadai.

 Menurutnya, PT KAI selaku operator harus merespon keluhan masyarakat serta hasil evaluasi dari Ditjen Perkeretaapian Kemenhub dengan memperbaiki berbagai sarana dan prasarana yang ada di dalam kereta sehingga bisa meningkatkan pelayanan kepada pengguna jasa.

Tingkat Sanitasi dan Higien PSO 2013

--------------------------------------------------------

o Kereta Jarak Jauh: 88%

o Kereta Jarak Sedang: 91%

o Kereta Jarak Dekat:80%

o KRD Ekonomi: 90%

o KRL Jabodetabek 80%

-----------------------------------------------------------

Sumber: Ditjen Perkeretaapian Kemenhub.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

krl jabodetabek
Editor : Ismail Fahmi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top