Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PU Bangun Dam Bendung Pice Baru di Belitung Timur Rp135 miliar

Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera VIII membangun Bendung Pice Baru di Belitung Timur senilai Rp135 miliar.n
Dimas Novita Sari
Dimas Novita Sari - Bisnis.com 02 Maret 2014  |  11:10 WIB
PU Bangun Dam Bendung Pice Baru di Belitung Timur Rp135 miliar
Pejabat PU memeriksa salah satu proyek bendungan - JIBI
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA--Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera VIII membangun Bendung Pice Baru di Belitung Timur senilai Rp135 miliar.

Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum Mohammad Hasan mengatakan pembangunan bendung tersebut telah dimulai dengan biaya pelaksanaan pembangunan Bendung Pice Baru yang teralokasi dalam 3 tahun anggaran.

“Pembangunan Bendung Pice Baru Daerah Irigasi Selingsing dimaksudkan mengganti bendungan yang berumur 80 tahun," katanya, dalam keterangan tertulis, Minggu (2/3/2014).

Bendungan yang berlokasi  di Sungai Lenggang di Desa Lenggang Kecamatan Gantung, Kabupaten Belitung Timur itu, akan dilengkapi dengan dua spillway tanpa pintu dengan elevasi crest dan enam  spillway dengan pintu air elektrik.

Adapun lebar Bendung Pice Baru diperkirakan sekitar 79 m yang didesain sesuai dengan lebar rata-rata Sungai Lenggang. Volume daya tampung air adalah 77 juta m3 dengan elevasi muka air tertinggi +5.0 m.

"Debit air yang dilepas ke arah hilir Sungai Lenggang dari bendung ini sekitar 294 m3/detik," ujar Hasan.

Sementara itu, Kepala BBWS Sumatera VIII Bistok Simanjuntak berharap dengan dibangunnya Bendung Pice Baru dapat mendukung penyediaan air irigasi dan air baku di Kecamatan Gantung, Belitung Timur.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bendungan
Editor : Ismail Fahmi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top