Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Presiden Kunjungi Peternakan di Sidrap

Bisnis.com, SIDRAP - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengunjungi peternakan terintegrasi milik PT Berdikari United Livestock (BULS) seluas 6.623 hektare di Sidrap, guna mendukung percepatan swasembada pangan di Tanah Air.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 22 Februari 2014  |  10:30 WIB
BULS yang dalam menjalankan industrinya menerapkan teknologi Inseminasi Buatan (IB) dan Embrio Transfer (ET) yang bekerja sama dengan Kementerian Pertanian dan Pemerintah Kabupaten Sidrap. - Antara
BULS yang dalam menjalankan industrinya menerapkan teknologi Inseminasi Buatan (IB) dan Embrio Transfer (ET) yang bekerja sama dengan Kementerian Pertanian dan Pemerintah Kabupaten Sidrap. - Antara

Bisnis.com, SIDRAP - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengunjungi peternakan terintegrasi milik PT Berdikari United Livestock (BULS) seluas 6.623 hektare di Sidrap, Sulawesi Selatan, Sabtu (22/2/2014), guna mendukung percepatan swasembada pangan di Tanah Air.

Presiden didampingi Ibu Negara dan sejumlah menteri Kabinet Indonesia Bersatu II melakukan kunjungan kerja ke lahan PT BULS untuk melihat kesiapan komitmen perusahaan tersebut guna memenuhi kebutuhan daging nasional.

BULS diketahui memenuhi kebutuhan dan menyalurkan kebutuhan bibit sapi ke berbagai provinsi seperti Maluku Utara, Papua Barat, Kalimantan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Jakarta, dan Jawa Barat.

Direktur Utama BULS Ria Kusumaningrum memaparkan kegiatan pertanaman yang dilakukan pihaknya di Sidrap, meliputi antara lain jagung, sorgum, dan singkong. Selain itu, di tempat peternakan tersebut juga dilakukan integrasi dengan aktivitas agro-forestry.

"PT BULS ini diharapkan bisa diandalkan untuk menjadi sumber bibit sapi berkualitas tinggi," ujarnya.

Dia juga mengatakan hal itu bisa mendukung percepatan swasembada daging sapi dengan menyediakan bibit-bibit dan bakalan sapi untuk kawasan Indonesia Timur. Untuk 2014, BULS berencana bakal menambah jumlah indukan sapi sebanyak 5.000 ekor dan penggemukan sebanyak 9.000 ekor.

"Kami akan terus menambah jumlah indukan sapi, karena kami telah berkomitmen untuk membangun industri peternakan dan memasok kebutuhan daging nasional," katanya.

Ria mengungkapkan bahwa BULS yang dalam menjalankan industrinya menerapkan teknologi Inseminasi Buatan (IB) dan Embrio Transfer (ET) yang bekerja sama dengan Kementerian Pertanian dan Pemerintah Kabupaten Sidrap.

Hal tersebut, lanjutnya, guna mendapatkan sapi berkualitas tinggi dan menjadikan kawasan strategis peternakan terintegrasi di Indonesia bagian timur. "Kami telah melakukan kemitraan dengan peternak setempat untuk pengembangbiakan sapi Bali yang merupakan jenis sapi andalan di Indonesia," ucapnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

peternakan

Sumber : Antara

Editor : Fatkhul-nonaktif
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top