Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Harga Petrokimia Dunia Naik 4%

Harga petrokimia di pasar dunia pada Desember 2013 menyentuh angka US$1.406 per metric ton (mt) atau naik 4% dibandingkan November 2013 senilai US$ 1.349/mt.
Muhammad Khamdi
Muhammad Khamdi - Bisnis.com 20 Januari 2014  |  18:20 WIB
Harga Petrokimia Dunia Naik 4%

Bisnis,com.JAKARTA--Harga petrokimia di pasar dunia pada Desember 2013 menyentuh angka US$1.406 per metric ton (mt) atau naik 4% dibandingkan November 2013 senilai US$ 1.349/mt.

Pada basis tahun-ke tahun (y-o-y), harga petrokimia pada Desember 2013 naik 4% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya senilai US$1.350/mt.

Menurut data bulanan Platts Global Petrochemical Index (PGPI) Kamis (16/1/), kenaikan harga petrokimia tersebut sejalan dengan kenaikan di pasar minyak mentah dan nafta global. Harga minyak mentah pada bulan Desember naik 3%, sementara harga nafta naik 4%.

Petrokimia digunakan untuk membuat plastik, karet, nilon dan produk konsumen lainnya dan digunakan dalam manufaktur, konstruksi, farmasi, penerbangan, elektronik dan hampir setiap industri komersial.

Harga olefin, kelompok senyawa hidrokarbon yang merupakan blok bangunan untuk banyak petrokimia, lebih tinggi pada Desember karena didukung oleh kenaikan harga nafta di pasar global.

Olefin biasanya diproduksi menggunakan nafta atau gas alam cair, seperti etana .

Menurut Platts Index, harga pasar global dari nafta pada Desember senilai US$ 643/mt atau naik 4% dari bulan sebelumnya. Untuk harga toluene meningkat 2% pada Desember senilai US$ 1.133/ mt naik menjadi US$1.112/ mt pada November.

Sedangkan harga paraxylena naik tipis 1% pada Desember US$1.353 /mt dibandingkan dengan rata-rata November US$1.336/mt.

Komponen olefin kedua dari PGPI, propylene pada Desember senilai US$1.396/ mt atau naik 5% dari November senilai US$ 1.332 /mt. Harga polypropylene mengalami kenaikan 3% tercatat pada Desember senilai US$1,632 /mt naik menjadi US$ 1,581/ mt pada November.

Sementara itu, ketatnya pasokan global mendorong harga benzene pada Desember US$1.367/mt atau naik 10% menjadi US$1.248/mt (month to month).

Benzena merupakan produk petrokimia yang digunakan dalam pembuatan kemasan, plastic, nilon dan tekstil. Komponen ini termasuk tujuh dari komponen terbesar yang ikut menaikkan indeks PGPI.

“Situasi pasokan yang ketat dalam benzena memiliki efek besar di pasar aromatik global. Kami sekarang melihat rekor tertinggi pada bulan Januari dan pasar bisnis mengikuti benzena yang lebih tinggi. Kami mendengar dari sumber yang menyatakan harga stirena di AS mencapai tertinggi lima tahun dan mendekati rekor tertinggi,” kata Jim Foster, analis senior di Petrokimia Platts.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

petrokimia
Editor : Rustam Agus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top