Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bank Dunia Guyurkan Dana US$700 Juta ke Indonesia

Bank Dunia menyepakati dua pinjaman pembangunan atau DPLS (development policy loans) senilai US$700 juta untuk mendukung upaya reformasi struktural yang dijalankan oleh Pemerintah Indonesia.
Wike Dita Herlinda
Wike Dita Herlinda - Bisnis.com 21 November 2013  |  01:41 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Bank Dunia menyepakati dua pinjaman pembangunan atau DPLS (development policy loans) US$700 juta untuk mendukung upaya reformasi struktural yang dijalankan oleh Pemerintah Indonesia.

DPLs tersebut disepakati oleh para Direktur Dewan Eksekutif Bank Dunia sebagai bentuk partisipasi bank yang berbasis di Washington itu dalam mengatasi kemiskinan, menaikkan kemakmuran, memperkuat manajemen keuangan publik, dan meningkatkan konektivitas di Tanah Air.

Termasuk dalam DPLs yang diloloskan Rabu (20/11/2013) itu adalah DPL institusional, administrasi pajak, sosial, dan investasi (institutional, tax administration, social and investment/INSTANSI) dan DPL Konektivitas yang diinisiasi tahun lalu.

DPL INSTANSI dibayarkan sejumlah US$400 juta. Bantuan tersebut ditujukan untuk memperkuat belanja jaringan pengamanan sosial yang akan mengurangi rumah tangga yang rentan miskin.

Bantuan itu juga bertujuan untuk mendukung upaya pemerintah dalam memperkuat perlindungan sosial melalui Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) yang mulai diimplementasikan tahun depan.

DPL tersebut juga akan menyokong reformasi pengelolaan keuangan publik, sebagai kontribusi penting Bank Dunia dalam meningkatkan pengadaan jasa di ekonomi terbesar di Asia Tenggara ini.

Adapun program DPL Konektivitas dibayarkan senilai US$300 juta, dengan tujuan untuk memperkuat kerangka kerja kebijakan bagi perbaikan logistik perdagangan dan fasilitasi, infrastruktur, transportasi, serta teknologi komunikasi informasi (information communication technology/ICT). 

“Tantangan institusional dan birokratis adalah hambatan utama dalam meningkatkan konektivitas dan pembangunan infrastruktur di Indonesia saat ini,” kata Ndiame Diop, Kepala Ekonom dan Penasehat Ekonomi Bank Dunia di Indonesia.

 Dengan mengatasi kedua tantangan tersebut, lanjut Diop, perekonomian dan pertumbuhan produktivitas Indonesia akan terdongkrak.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank dunia
Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top