Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Apindo: Relokasi Pabrik ke Jabar Lebih Murah

Bisnis.com,  BANDUNG - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jawa Barat menganggap relokasi industri dari kawasan Jakarta ke wilayah Jabar akan mendorong pemerataan investasi ke daerah.
Maman Abdurahman
Maman Abdurahman - Bisnis.com 25 September 2013  |  20:39 WIB
Apindo: Relokasi Pabrik ke Jabar Lebih Murah
Bagikan

Bisnis.com,  BANDUNG - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jawa Barat menganggap relokasi industri dari kawasan Jakarta ke wilayah Jabar akan mendorong pemerataan investasi ke daerah.

Ketua Apindo Jabar Deddy Widjaya mengemukakan selama ini kawasan industri di kawasan Jakarta, Bekasi, Bogor, Depok, Karawang, dan Purwakarta sudah cukup padat sehingga harus direlokasi sebagai upaya juga untuk pemerataan investasi.

“Dari Pada relokasi ke Jateng yang ongkosnya bisa lebih mahal, lebih baik manfaatkan dulu wilayah sekitar Jabar seperti Majalengka,” ujarnya kepada Bisnis hari ini, Rabu (25/9/2013).

Menurutnya, relokasi industri memang belum dilakukan karena pengusaha masih memproses seperti melakukan pembebasan lahan, pengurusan izin dan yang lainnya.

“Dalam waktu dua tahun ke depan, sebagian industri sudah bisa beroperasi. Jadi, relokasi bukan hanya gertakan yang dilakukan pengusaha terkait upah,” tuturnya.

Apindo juga masih menyoroti persoalan upah minimum kabupaten/kota (UMK) yang akan diberlakukan pada 2014.

Pihaknya tidak akan gegabah dalam merekomendasikan untuk putusan UMK 2014 mengingat beban UMK tahun ini sangat membebani pengusaha. (Adi Ginanjar)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

relokasi relokasi pabrik
Editor : Sutarno
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top