Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kadin Dorong Inovasi Pembiayaan dan Tata Kelola Pertanian

Bisnis.com, JAKARTA—Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Pangan dan Agribisnis serta Bidang Lingkungan Hidup, Perubahan Iklim, dan Pembangunan Berkelanjutan akan mengadakan Rapat Kerja Bersama, pada 16-17 September 2013.
Herdiyan
Herdiyan - Bisnis.com 15 September 2013  |  06:50 WIB

Bisnis.com, JAKARTA—Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Pangan dan Agribisnis serta Bidang Lingkungan Hidup, Perubahan Iklim, dan Pembangunan Berkelanjutan akan mengadakan Rapat Kerja Bersama, pada 16-17 September 2013.

Rapat kerja itu mengambil tema Pembangunan Berkelanjutan yang Berwawasan Lingkungan Sebagai Kunci Utama Peningkatan Produksi dan Produktivitas Satu Juta Petani melalui Pola Kemitraan Inti-Plasma dengan Dukungan Inovasi Pembiayaan.

Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Lingkungan Hidup dan Perubahan Iklim Shinta W Kamdani mengatakan peningkatan produktivitas yang berkelanjutan telah menjadi perhatian para pelaku usaha nasional dalam mendorong target pertumbuhan ekonomi yang diharapkan bisa tercapai hingga 6% sekaligus memenuhi target penurunan emisi sebesar 26% di tahun 2020.

Dalam strategi jangka panjang, misi untuk mewujudkan peningkatan produksi membutuhkan dukungan penerapan praktik berkelanjutan yang ramah lingkungan untuk memastikan adanya ketersediaan pangan.

“Peningkatan produksi membawa kesejahteraan petani, tetapi strategi keberlanjutan harus dimulai dari perubahan paradigma konsumsi pangan oleh seluruh lapisan konsumen, dan ditingkatkan skala implementasinya oleh dunia usaha melalui praktek produksi dengan prinsip keberlanjutan yang jelas penting agar kesejahteraan itu bisa diperoleh sampai generasi yang akan datang,” ujarnya dalam keterangan resmi, Minggu (15/9/2013).

Menurut Shinta, pemerintah memegang peranan penting untuk mendesain program edukasi secara besar-besaran dan berskala nasional tentang tuntutan perubahan pola konsumsi yang sudah tidak dapat ditawar, jika bangsa Indonesia ingin mempertahankan kemampuannya memperoleh pangan yang layak dalam jangka panjang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kadin indonesia tata kelola pertanian
Editor : Ismail Fahmi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top