Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Palapa Nusantara, Kadin Indonesia Pinjamkan Modal UKM

Bisnis.com, BANDUNG—Palapa Nusantara Berdikari, lembaga pembiayaan yang dibentuk Kamar Dagang dan Industri Indonesia, memberikan bantuan pinjaman modal kerja Rp100 juta kepada pelaku usaha kecil dan menengah Jawa Barat, CV Citi Mandiri Agritech.
Mulia Ginting Munthe
Mulia Ginting Munthe - Bisnis.com 11 September 2013  |  14:05 WIB

Bisnis.com, BANDUNG—Palapa Nusantara Berdikari, lembaga pembiayaan yang dibentuk Kamar Dagang dan Industri Indonesia, memberikan bantuan pinjaman modal kerja Rp100 juta kepada pelaku usaha kecil dan menengah Jawa Barat, CV Citi Mandiri Agritech.

Penyerahan bantuan dihadiri Menteri Koperasi dan UKM Sjarifuddin Hasan bersama Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), Suryo Bambang Sulisto di Sindang Reret Restaurant Bandung, Jawa Barat, Rabu (11/9/2013).

Wakil Ketua Umum Bidang Perbankan dan Finansial Kadin, Rosan P.Roeslani, mengatakan kontribusi pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) bagi perkuatan ekonomi daerah sangat besar sehingga semua pihak harus berupaya memberikan perkuatan modal kerja untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing.

“UKM sudah terbukti menjadi salah satu penopang ekonomi Indonesia ketika krisis. Karena itu perkuatan terhadap mereka harus diperhatikan agar tetap bisa berkontribusi. Tidak hanya untuk skala daerah, tetapi meliputi perekonomian nasional,” katanya.

Menurut dia, di tengah dinamika ekonomi Indonesia yang tengah mengalami penurunan, terindikasi dari berbagai permasalahan, seperti deficit transaksi berjalan, defisit neraca perdagangan hingga pelemahan nilai tukar rupiah terhada dolar Amerika, UKM daerah sudah seharusnya kembali menjadi andalan mendukung perekonomian nasional.

Dengan potensi tersebut, masa depan daerah harus dikembangkan. Sebab, potensi tersebut sangat beragam, mulai wisata, pertambangan, pertanian hingga industri keci.

Masing-masing daerah mempunyai keunggulan, sehingga pemerintah daerah juga diharapkan menyadari pentingnya kebijakan untuk bisnis yang ramah.

Terutama, katanya, untuk meningkatkan produkstivitas dari daya saing sebagian besar pelaku UKM yang menemui kendala terhadap akses pembiayaan. Khususnya ke lembaga perbankan.

“Sebagian besar UKM masih dinilai belum bankable sehingga selalu kesulitan mengakses permodalan untuk mengembangkan usaha,” kata Rosan.

Adapun pembiayaan yang disalurkan kepada UKM-UKM bersumber dari anggota Kadin Indonesia melaluui Palapa Nusantara Berdikari. Pada acara tersebut juga diserahkan bantuan permodalan kepada beberapa UKM lain dari Jawa Barat yang pengajuan permodalannya telah disetujui.

Tujuan penyaluran pembiayaan, agar UKM tidak hanya mengandalkan akses permodalan dari lembaga permodalan, dalam hal ini lembaga keuangan perbankan. Palapa Berdikari Nusantara akan terus membina badan usaha atau pelaku UKM yang memiliki potensi untuk lebih dikembangkan.

Budidaya Jamur

Komisaris CV Citi Mandiri Agritech, Jajat Sudrajat, mengatakan, bantuan modal kerja yang mereka peroleh dipastikan sangat membantu pemberdayaan masyarakat, khususnya petani yang saat ini melaksanakan pengembangan budidaya jamur.

“Kami sangat mengapresiasi bantuan modal kerja seperti ini,” katanya.

Dia berhaap ketrampilan petani di bawah naungan usahanya bisa lebih meningkat melalui penerapan ilmu dan teknologi di bidang pertanian.

“Pengembangan kewirausahaan agribisnis juga terus kami tumbuhkan di masyarakat. Secara khusus terhadap petani jamur agar termotivasi meningkatkan produktivitasnya,” tutur Jajat Sudrajat.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ukm kadin palapa nusantara berdikari
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

BisnisRegional

To top