Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Rupiah Melemah, Biaya Rumah Sakit Naik

Bisnis.com, JAKARTA—Akibat kondisi perkonomian nasional yang cenderung tertekan dan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar AS, biaya rumah sakit swasta diperkirakan akan naik hinga 20%.
Fatia Qanitat
Fatia Qanitat - Bisnis.com 11 September 2013  |  15:47 WIB

Bisnis.com, JAKARTA—Akibat kondisi perkonomian nasional yang cenderung tertekan dan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar AS, biaya rumah sakit swasta diperkirakan akan naik hinga 20%.

Sekretaris Perusahaan Siloam Hospitals Budisuharto mengatakan banyaknya komponen rumah sakit yang dipasok dari luar negeri, membuat kemungkinan terjadinya kenaikan biaya rumah sakit antara 10%-20% yang ditanggung oleh pasien.

Pihaknya menjanjikan berusaha menanggung biaya lebih dari kondisi tersebut dalam kurun waktu 3-6 bulan. Jika sampai akhir tahun kondisi tidak berubah, tuturnya, akan dibebankan kepada pasein.

“Artinya kenaikan sudah tidak mungkin dihindari. Tentu semua pelaku industri mengalami kondisi serupa,” ujarnya saat dihubungi Bisnis, Rabu (11/9/2013).

Adapun kenaikan yang terjadi sangat bervariasi. Untuk perawatan penyakit ringan, jelasnya, tidak terlalu berpengaruh.

Namun, untuk pembedahan dan pengobatan bagi penyakit parah seperti kanker yang komponennya masih dipasok dari luar negeri, diperkirakan akan mengalami kenaikan harga hingga 20%.  (ra)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

rupiah melemah siloan hospitals biaya rumah sakit
Editor : Rustam Agus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

To top