Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

RAPBN 2014: DPR Minta Prioritas Kenaikan Gaji Golongan 1 dan 2

Bisnis.com,JAKARTA - Komisi Keuangan DPR meminta pemerintah memprioritaskan kenaikan gaji pegawai negeri sipil (PNS) untuk golongan 1 dan golongan 2 dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2014.
Stefanus Arief Setiaji
Stefanus Arief Setiaji - Bisnis.com 18 Agustus 2013  |  15:24 WIB

Bisnis.com,JAKARTA - Komisi Keuangan DPR meminta pemerintah memprioritaskan kenaikan gaji pegawai negeri sipil (PNS) untuk golongan 1 dan golongan 2 dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2014.

Wakil Ketua Komisi XI DPR Harry Azhar Aziz mengatakan prioritas kenaikan gaji PNS golongan 1 dan golongan 2 tersebut rencanaya akan disampaikan dalam pembahasan RAPBN 2014 dengan pemerintah.

"Kami akan usulkan kenaikan gaji golongan 3, golongan 4 maupun eselon satu dan diatasnya tidak sampai 6%. Mereka cukup naik 2%, justru yang naik sampai 6% kalau perlu 10% itu pegawai golongan 1 dan golongan 2," ujarnya, Jumat (16/8/2013).

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat menyampaikan pidato RAPBN 2014 dan nota keuangan di depan anggota DPR menyampaikan rencana melakukan penyesuaian gaji pokok PNS serta anggota TNI/Polri sebesar 6% guna mengantisipasi inflasi.

Selain gaji PNS dan TNI/Polri, Kepala Negara juga menyatakan kenaikan gaji pokok pensiunan hingga 4%.

Harry menegaskan kenaikan gaji pegawai harus mampu meningkatkan efisiensi birokrasi di tubuh kementerian maupun lembaga negara.

Pemerintah mengalokasikan anggaran belanja pegawai sebesar Rp276,7 triliun dalam RAPBN 2014. Jumlah itu meningkat 18,8% dari belanja pegawai dalam APBN Perubahan 2013. 9sas)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

belanja pegawai gaji pns rapbn 2014
Editor : Bambang Supriyanto
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top