Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Perajin Batik di Tuban Dibina Rumah Pesona Kain

Bisnis.com, JAKARTA - Perkumpulan Rumah Pesona Kain (RPK) kini membina pembatik Tuban untuk membantik di atas  bahan sutera, sehinga tampil lebih bagus.
Reni Efita
Reni Efita - Bisnis.com 19 Juli 2013  |  21:06 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Perkumpulan Rumah Pesona Kain (RPK) kini membina pembatik Tuban untuk membantik di atas  bahan sutera, sehinga tampil lebih bagus.

Ike Nirwan Bakrie, Ketua Umum Perkumpulan Rumah Pesona Kain, mengatakan Tuban merupakan salah satu dari beberapa daerah yang sedang dibina RPK.

Selama ini, kata Ike, pembatik Tuban membatik di atas bahan tenun gedogan yang tebal. "Kita membinanya untuk membatik di atas bahan sutra," kata Ike di paviliun RPK di JCC, Jumat (19/7/2013).

Motif batik Tuban ada yang otentik. "Kalau ditampilkan di atas bahan sutra akan tampil lebih bagus," kata Ike.

Perkembangan batik, katanya,  sangat luar semakin lama semakin cantik makin bervariasi. Pemakai batik juga semakin banyak, sehingga pengusaha batik akan semakin bergairah untuk berkareasi.

Pembinaan yang di lakukan oleh RPK, katanya, mulai dari bagian hulu seperti  proses produksi. "Setelah hasilnya bagus kita bantu pada bagian hilirnya dengan mempromosikannya ikut pameran dan peragaan busana," kata Ike.

Selain di Tuban, katanya, RPK juga melakukan pembinaan tenun tapis di Lampung. Pihaknya membina membuat selendang dan kain sarung yang menggunakan benang klengkam, benang emas yang pipih.

Dia juga membina penenun songket di  Singaraja, Bali. Pertimbangannya, karena jumlah  penenunnya sedikit, dan ada motif yang otentik.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

batik tuban rpk
Editor : Sepudin Zuhri
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top