Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

UPAH BURUH Boleh Naik, Tapi Maksimal 10%

BISNIS.COM, JAKARTA -- Pemerintah meminta kenaikan upah buruh pada tahun depan dibatasi maksimal 10%, meskipun ada tuntutan dari buruh untuk menaikkan upah seiring dengan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). "Ya ada tuntutan dari buruh. Saya justru
Anggi Oktarinda
Anggi Oktarinda - Bisnis.com 24 Juni 2013  |  15:57 WIB
UPAH BURUH Boleh Naik, Tapi Maksimal 10%

BISNIS.COM, JAKARTA -- Pemerintah meminta kenaikan upah buruh pada tahun depan dibatasi maksimal 10%, meskipun ada tuntutan dari buruh untuk menaikkan upah seiring dengan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

"Ya ada tuntutan dari buruh. Saya justru ingin dalam situasi seperti sekarang, kenaikan untuk tahun depan itu dibatasi. Kira-kira 10% bisa dipikul para pengusaha," ujar Menteri Perindustrian MS Hidayat ketika ditemui di Komplek Istana Kepresidenan, Senin (24/6/2013).

Menurut Hidayat, kenaikan upah buruh tidak dapat lebih dari 10% mengingat kenaikan upah yang sudah cukup tinggi pada tahun lalu, hinga 40%. Dia melanjutkan angka 10% tersebut diperoleh dengan mempertimbangkan tingkat inflasi.

"Penyesuaian upah baru bisa tahun depan. Tahun ini tidak bisa. Yang saya tahu, penyesuaian yang terjadi sekarang yaitu tarif angkutan," ujar Hidayat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Harga BBM upah buruh
Editor : Bambang Supriyanto

Artikel Terkait



Berita Lainnya

    Berita Terkini

    back to top To top