Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

TATA RUANG: Developer Ngaku Sudah Taati Aturan di Jabodetabek-Punjur

BISNIS.COM, JAKARTA--Menanggapi dugaan pelanggaran tata ruang di 788 lokasi di Jabodetabek-Punjur, Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) menegaskan selama ini pengembang sudah menaati peraturan pembangunan.Sekretaris Jenderal REI Eddy Hussy
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 18 Juni 2013  |  19:12 WIB

BISNIS.COM, JAKARTA--Menanggapi dugaan pelanggaran tata ruang di 788 lokasi di Jabodetabek-Punjur, Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) menegaskan selama ini pengembang sudah menaati peraturan pembangunan.

Sekretaris Jenderal REI Eddy Hussy mengatakan para pengembang sudah membangun sesuai dengan izin yang diterima dari pemerintah daerah setempat.

“Pengajuannya pun ke pemerintah di lokasi di mana kami membangun. Saya yakin developer atau anggota REI khususnya sudah mengantongi izin sebelum membangun,” katanya saat dihubungi Bisnis, Selasa (18/6/2013).

Sebelumnya, Ditjen Penataan Ruang Kementerian Pekerjaan Umum mengungkapkan 778 titik lokasi diduga melanggar tata ruang wilayah di Jabodetabek-Punjur (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Puncak, Cianjur). Dugaan pelanggaran itu diketahui melalui pantauan citra satelit.

Contoh dugaan tersebut seperti dalam peta rencana tata ruang yang seharusnya berwarna hijau, tetapi dalam pantauan citra satelit terlihat berwarna kuning.

Warna hijau merupakan tanda wilayah ruang terbuka atau hutan, lalu kuning merupakan kawasan pemukiman, dan biru merupakan sungai atau danau.

Untuk menyelidiki adanya dugaan tersebut, Ditjen Penataan Ruang Kementerian PU membentuk tim audit tata ruang yang sudah mulai bergerak sejak 3 bulan ini, dan ditargetkan selesai pada Juli mendatang.



Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tata ruang rei rtrw ditjen penataan ruang kementerian pu jabodetabek-punjur
Editor :

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top