Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

INDUSTRI MOBIL: Rolls Royce Akan Buka Pabrik di Indonesia

BISNIS.COM, JAKARTA—Grup Rolls Royce Plc. menemui Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) untuk membahas rencana perusahaan mesin multinasional asal Inggris itu untuk meningkatkan ekspansinya di Indonesia.
Ahmad Puja Rahman Altiar
Ahmad Puja Rahman Altiar - Bisnis.com 30 Mei 2013  |  19:45 WIB

BISNIS.COM, JAKARTA—Grup Rolls Royce Plc. menemui Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) untuk membahas rencana perusahaan mesin multinasional asal Inggris itu untuk meningkatkan ekspansinya di Indonesia.

Kepala Bappenas Armida Alisjahbana mengatakan Rolls Royce mempertimbangkan untuk tidak hanya mengekspor mesin pesawat terbang, melainkan juga membangun pabrik di Indonesia.

“Tadi pagi, sebelum saya ke sini, saya bertemu dengan Presiden Rolls Royce Indonesia. Mereka berpikir dalam jangka panjang mereka harus berinvestasi di Indonesia,” kata Armida usai rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI pada Kamis (30/5/2013) di Jakarta.

Menurut istri dari DIrektur Teknologi dan Pengembangan PT Dirgantara Indonesia (Persero) Andi Alisjahbana tersebut, Rolls Royce ke Bappenas, tidak hanya ke Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), menunjukkan keseriusan produsen mesin pesawat terbang itu untuk berinvestasi di Indonesia.

Namun, mitra kerja PT Dirgantara Indonesia itu masih mempermasalahkan ketidakpastian regulasi dan kurangnya tenaga kerja terampil di Indonesia. “Dia bilang yang penting bagi mereka untuk berinvestai di sini ada dua yakni certainty peraturan dan kesiapan SDM,” kata Armida.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bappenas bkpm rolls royce armida alisjahbana
Editor : Martin Sihombing

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top