Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

INVESTASI CHINA: Akan Bangun Kawasan Industri di Luar Jawa

BISNIS.COM, JAKARTA-- Menteri Perindustrian MS Hidayat mengatakan China merencanakan membangun kawasan industri di luar Pulau Jawa, yaitu Kalimantan dan Sulawesi."Pertengahan tahun ini, pemerintah China dan Indonesia akan menandatangani MoU pembentukan
Ismail Fahmi
Ismail Fahmi - Bisnis.com 22 Mei 2013  |  03:50 WIB

BISNIS.COM, JAKARTA-- Menteri Perindustrian MS Hidayat mengatakan China merencanakan membangun kawasan industri di luar Pulau Jawa, yaitu Kalimantan dan Sulawesi.

"Pertengahan tahun ini, pemerintah China dan Indonesia akan menandatangani MoU pembentukan kawasan industri justru di luar Pulau Jawa untuk menyikapi investasi di bidang smelter dan hilirisasi daripada mineral dan tambang," katanya di Jakarta, Selasa.(21/5)

Kawasan industri tersebut akan berada di Kalimantan dan Sulawesi, meski tidak tertutup kemungkinan di Papua. "Saya juga tawarkan Papua tapi dia belum jawab."

Ia menambah saat ini tengah disusun legal draftnya dan diharapkan dalam pertengahan tahun segera dapat diselesaikan, sehingga nota kesepahaman dapat ditandatangani.

Dengan kerja sama tersebut diharapkan dapat mendorong investor besar China terutama di bidang hilirisasi tambang, berinvestasi ke Indonesia.

Sebelumnya, China juga tengah menindaklanjuti zona kerja sama ekonomi dan perdagangan China-Indonesia (China-Indonesia Economic and Trade Cooperation Zone -CIETCZ) kawasan industri di Delta Mas, Cikarang, Bekasi.

Menurut Sekretaris Partai Komunis Provinsi Guangxi, China, Peng Qinghua saat menerima Duta Besar RI untuk China merangkap Mongolia, Imron Cotan, yang melakukan kunjungan ke Provinsi Guangxi, 18-20 Mei, rencananya CIETCZ akan diresmikan pada Juni 2013. (Antara)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

investasi china kawasan industri luar jawa
Editor : Ismail Fahmi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top