Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PENGELOLAAN AIR: Perlu Kerjasama Pusat & Daerah

BISNIS.COM, JAKARTA--Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum mengungkapkan butuh kerjasama yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah untuk mengoptimalkan potensi air Indonesia. Tercatat potensi air Indonesia menempati urutan
Thomas Mola
Thomas Mola - Bisnis.com 03 Mei 2013  |  11:58 WIB

BISNIS.COM, JAKARTA--Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum mengungkapkan butuh kerjasama yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah untuk mengoptimalkan potensi air Indonesia. Tercatat potensi air Indonesia menempati urutan kelima di dunia.

Namun, air yang telah dimanfaatkan hanya 156 miliar meter kubik. Diantaranya untuk irigasi 81% dan 19% untuk domestik, perkotaan dan industri.

Direktur Operasi dan Pemeliharaan (OP) Kementerian Pekerjaan Umum Hartanto Belum optimalnya tata pengelolahan air itu menyebabkan hampir di seluruh wilayah Indonesia mengalami permasalahan yang berkaitan dengan air, baik saat musim hujan maupun musim kemarau.

"Butuh kerjasama dengan pemerintah daerah karena kewenangan pemerintah pusat hanya 32% dan selebihnya merupakan kewenangan provinsi dan kabupaten," ujarnya dalam Pertemuan Regional Operasi dan Pemeliharaan Prasarana Sumber Daya Air Wilayah II 2013, Jumat (3/5/2013).

Hartanto menjelaskan dalam pengelolaan sumber daya air terdapat beberapa isu strategis diantaranya terbatasnya Sumber Daya Manusia, operasi dan pemeliharaan, belum optimalnya kinerja lembaga pengelola SDA serta belum terpenuhinya alokasi dana OP berdasarkan Angka Kebutuhan Nyata Operasi dan Pemeliharaan (AKNOP).

Pertemuan ini dimaksudkan untuk mengevaluasi atas upaya-upaya penyelesaian yang telah dilakukan oleh pusat maupun pemda 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

air sumber daya air potensi air indonesia kerjasama pusat dan daerah
Editor : Sepudin Zuhri

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

To top