LAMPU LED: Pemerintah Pertimbangkan Market Garansi untuk Produsen

BISNIS.COM, JAKARTA--Demi meningkatkan pertumbuhan industri lampu light-emitting diode (LED) dalam negeri, Kementerian Perindustrian mempertimbangkan untuk memberikan market garansi kepada industri lampu LED.Dirjen Industri Unggulan Berbasis Tekonologi
Ismail Fahmi | 30 April 2013 13:15 WIB

BISNIS.COM, JAKARTA--Demi meningkatkan pertumbuhan industri lampu light-emitting diode (LED) dalam negeri, Kementerian Perindustrian mempertimbangkan untuk memberikan market garansi kepada industri lampu LED.

Dirjen Industri Unggulan Berbasis Tekonologi Tinggi Kementerian Perindustrian Budi Darmadi berharap, industri lampu LED dalam negeri diisi oleh produsen lokal. Pengembangan produk lampu LED dalam negeri memerlukan jaminan pasar agar tidak didominasi oleh impor.

“LED adalah lampu masa depan, jauh-jauh hari harus kita tahan. Nah, kami berpikir bahwa paling tidak ada pengenaan bea masuk lah agar industri yang investasi LED terjamin pasarnya,”  ujarnya di sela-sela acara Pameran Produk Industri Elektronika dan Telematika 2013 di kantor Kementerian Perindustrian, Selasa (30/4).

Menurutnya, ke depan  industri lampu kompak floresensi (lampu hemat energi/LHE) akan beralih memproduksi lampu LED yang memiliki pasar yang potensial. Adapun sepanjang 2012, konsumsi lampu LHE di Indonesia mencapai 320 juta unit. Sementara, kapasitas produksi nasional mencapai 200 juta unit.

Seharusnya, Indonesia bisa menyumbang 200 juta unit, namun sayang Indonesia baru bisa menyuplai sekitar 70 juta unit. Artinya, ada sekitar 130 juta unit kapasitas yang tidak terpakai. “ Impor LHE juga masih besar, kita berusaha mencegah dengan adanya standar nasional Indonesia (SNI),” lanjutnya.

Oleh karena itu, dia berharap, industri lampu LED bisa menggantikan industri lampu LHE. Mengenai, kapan pengenaan bea masuk Lampu LED bisa diterapkan, Budi belum bisa mengatakannya.

“Ini kan usulan dari asosiasi, belum diharmoniasi, belum juga dibicarakan dengan pihak Kementerian Keuangan. Namun, kita antisipasi ke depan agar LED kita maju maka ada semacam market garansi.”

Ketua Umum Asosiasi Industri Perlampuan Listrik Indonesia (Aperlindo) John Manoppo optimis pasar industri lampu LED akan tumbuh. Tahun ini, pasar lampu LED diperkirakan mencapai 15 juta unit.

“Tahun ini dengan 15 juta unit bisa mengurangi impor sekitar 2 %, apalagi nanti beberapa tahun lagi, akan mendominasi seperti dulu LHE berkembang,” kata John. Dia menceritakan, lampu LHE mulai digunakan pada 2002 dan saat ini sudah mendominasi pasar hingga 95 %. (if)

Sumber : Riendy Astria (ria)

Tag : kemenperin, lampu led, market garansi
Editor : Ismail Fahmi

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top