Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Garap Lahan 3.300 Ha, PTPN IV Gelontorkan Rp168 Miliar

BISNIS.COM, MEDAN-PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV sudah menginvestasikan Rp168 miliar untuk mengembangkan lahan perkebunan seluas 3.300 hektare di Panai Jaya, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatra Utara."Lahan di Panai Jaya itu dulunya merupakan semak 
Yusran Yunus
Yusran Yunus - Bisnis.com 31 Maret 2013  |  11:04 WIB
Garap Lahan 3.300 Ha, PTPN IV Gelontorkan Rp168 Miliar
Bagikan

BISNIS.COM, MEDAN-PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV sudah menginvestasikan Rp168 miliar untuk mengembangkan lahan perkebunan seluas 3.300 hektare di Panai Jaya, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatra Utara.

"Lahan di Panai Jaya itu dulunya merupakan semak  belukar dan lahan gambut. Setelah digarap perseroan sejak 2005, lahan itu sudah produktif. Selain itu pengembangan lahan, dana itu juga untuk membangun perumahan karyawan dan bantuan sosial kepada masyarakat sekitar," kata Kepala Urusan Humas PTPN IV Syahrul Amar Siregar.

Dia mengemukakan lahan 3.300 itu sudah ditanami kelapa sawit setelah mendapat izin dari Pemkab Labuhanbatu, Pemprov Sumut dan pemerintah pusat. Namun belakangan setelah hendak dikembangkan lagi, masyarakat dan Pemkab Rokan Hilir Riau protes dan menyetop kegiatan perseroan karena menilai lokasi perkebunan berada di wilayah Rokan Hilir.

"Ada sekitar 700 ha lahan lagi yang belum kami kelola karena tuntutan ganti rugi dari masyarakat dan Pemkab Rokan Hilir".

Menurutnya, Kementerian Kehutanan pernah bersedia memfasilitasi pertemuan untuk menyelesaikan masalah itu, namun sampai sekarang pertemuan dimaksud belum kunjung terealisasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perkebunan ptpn sumut

Sumber : Master Sihotang

Editor : Others
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top