Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

INDUSTRI LOGISTIK: Diprediksi Tumbuh 14,5% Tahun Ini

BISNIS.COM, JAKARTA--Frost & Sullivan memprediksi industri logistik Indonesia akan tumbuh sebesar 14,5%  didorong oleh inisiatif dan pembangunan industri logistik oleh pemerintah serta pertumbuhan ekonomi yang kuat. laporan lembaga tersebut
Ismail Fahmi
Ismail Fahmi - Bisnis.com 08 Maret 2013  |  07:14 WIB

BISNIS.COM, JAKARTA--Frost & Sullivan memprediksi industri logistik Indonesia akan tumbuh sebesar 14,5%  didorong oleh inisiatif dan pembangunan industri logistik oleh pemerintah serta pertumbuhan ekonomi yang kuat.

laporan lembaga tersebut  menjelaskan bahwa pertumbuhan tadi  melebihi estimasi tahun lalu yang mencapai Rp1,427 triliun menjadi sekitar Rp1,634 triliun pada 2013.

Global Vice President Transportation & Logistics Practice Frost & Sullivan Gopal R mengatakan relokasi dan aliran modal yang kuat diharapkan dapat mendorong kegiatan manufaktur dan meningkatkan permintaan logistik di Indonesia.

"Kegiatan bisnis yang terkait dengan 'forwarding', pengapalan dan pengangkutan barang melalui udara baik untuk ekspor maupun impor akan memperoleh keuntungan dari aktivitas perdagangan luar negeri yang tumbuh secara berkesinambungan,"  tulis publikasi laporan lembaga itu , Jumat (8/3)

Terlebih, menurutnya, perdagangan luar negeri untuk Indonesia diperkirakan naik secara moderat sebesar 16,7%  mencapai  US$ 446 miliar pada 2013.

Gopal juga memperkirakan pertumbuhan Investasi Langsung Perusahaan  Asing (FDI) akan terus berlanjut pada tahun ini dengan dengan estimasi nilai investasi  US$42,7 miliar. (if)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

logistik gopal frost & sullivan
Editor : Others
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top