Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BARANG BEREDAR: Pelanggaran Selama 2012 naik 20 kali lipat

JAKARTA – Hasil temuan pelanggaran barang beredar selama 2012 meningkat 20 kali lipat menjadi 621 kasus dari 28 kasus pada 2011.
- Bisnis.com 29 Januari 2013  |  18:14 WIB

JAKARTA – Hasil temuan pelanggaran barang beredar selama 2012 meningkat 20 kali lipat menjadi 621 kasus dari 28 kasus pada 2011.

Kementerian Perdagangan menemukan sebanyak 381 kasus atau 61% berkaitan dengan barang impor, sedangkan sisanya produk dalam negeri. Dari sisi produk, 39,5% merupakan barang elektronik dan listrik, 20,3% alat rumah tangga dan 12,9% suku cadang kendaraan bermotor.

Sementara itu, dari aspek jenis pelanggaran, 43% kasus berupa pelanggaran ketentuan label, yakni tidak menggunakan bahasa Indonesia dan tidak mencantumkan keterangan yang lengkap, seperti waktu kedaluwarsa dan penjelasan risiko.

Adapun 34% kasus berupa pelanggaran standar nasional Indonesia (SNI) dan 22% pelanggaran ketentuan buku manual dan kartu garansi (MKG). Untuk kategori produk yang diawasi peredarannya, seperti formalin dan minol, Kemendag tidak menemukan pelanggaran.

Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi mengatakan pihaknya pada 2013 akan mengintensifkan pengawasan barang beredar untuk 3 kategori, yakni label, SNI dan MKG, meskipun pengawasan terhadap peruntukan formalin dan minol tetap dilakukan.

“Saat ini SNI wajib masih untuk 90 produk. Pada 2013, akan mendekati 200 produk. Ini sedang dalam pembahasan. Ketentuan label juga akan lebih lengkap dan tegas,” katanya di Jakarta, Selasa (29/1/2013).

Pihaknya bersama institusi penegak hukum juga akan menyederhanakan prosedur penindakan pelanggaran ketentuan barang beredar. Produk yang diduga melanggar ketentuan tidak diperbolehkan beredar sampai pembuktian selesai.(msb)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Sri Mas Sari

Editor : Martin-nonaktif

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top