Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

HITACHI Pertimbangkan Ekspansi Di Indonesia

JAKARTA: PT Hitachi Construction Machinery Indonesia mempertimbangkan untuk melakukan ekspansi di bidang alat berat dan pemutus arus menyusul besarnya kebutuhan infrastruktur dalam negeri pada beberapa tahun mendatang.Dirjen Industri Unggulan Berbasis
- Bisnis.com 22 Januari 2013  |  20:06 WIB

JAKARTA: PT Hitachi Construction Machinery Indonesia mempertimbangkan untuk melakukan ekspansi di bidang alat berat dan pemutus arus menyusul besarnya kebutuhan infrastruktur dalam negeri pada beberapa tahun mendatang.

Dirjen Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi Kementerian Perindustrian Budi Darmadi mengatakan pihaknya telah mengusulkan agar Hitachi melakukan ekspansi untuk memproduksi alat berat berukuran besar dan produksi gas insulated circuit breaker (pemutus arus tegangan tinggi).

"Saya juga minta mereka pertimbangkan untuk investasi di bidang turbin dengan kapasitas di atas 20 MW karena yang di bawah 20 MW kita sudah ada yang investasi," katanya, Selasa (22/1/2013).  

Investasi di bidang turbin dan pemutus arus, lanjut Budi, diperlukan karena hingga 2020 pemerintah berkomitmen untuk mencapai pasokan listrik berkapasitas 53 ribu MW dengan investasi sekitar US$90 miliar.

Sedangkan untuk alat berat, kebutuhan Indonesia memang cenderung tinggi terutama untuk alat berat berukuran besar.

"Kita butuh yang ukuran besar karena produksi dalam negeri baru sekitar 7.200 dan sekitar 5.000-6.000 impor. Saya minta mereka pertimbangkan untuk produksi itu di sini," katanya.

Dalam pertemuan di Kementerian Perindustrian, pihak Hitachi memang belum menyatakan komitmen investasi apapun. Namun, ekspansi Hitachi dinilai lebih nyata karena mereka telah memiliki pabrik alat berat di Indonesia.

Sebelumnya, perusahaan raksasa asal Korea Selatan Doosan Group juga menjajaki kemungkinan berinvestasi di industri alat berat dan perkapalan domestik yang berkembang dengan baik dalam beberapa tahun terakhir.   (ra)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Rustam-nonaktif

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top