Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PROYEK MP3EI: 2013, Proyek senilai Rp545,6 triliun siap groundbreaking

JAKARTA: Pemerintah mengungkapkan terdapat sedikitnya 82 proyek infrastruktur  dan 64 proyek sektor riil dari proyek MP3EI dapat dilakukan ground breaking pada 2013. Nilai keseluruhan proyek itu mencapai Rp545,6 triliun.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 16 Januari 2013  |  05:17 WIB

JAKARTA: Pemerintah mengungkapkan terdapat sedikitnya 82 proyek infrastruktur  dan 64 proyek sektor riil dari proyek MP3EI dapat dilakukan ground breaking pada 2013. Nilai keseluruhan proyek itu mencapai Rp545,6 triliun.


Asisten Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Kementerian Keuangan Wahyu Utomo menjelaskan pemerintah berupaya keras agar proyek MP3EI dapat direalisasi. 

Pemerintah sudah merevisi 41 peraturan yang intinya mendorong minat investasi swasta di dalam proyek MP3EI.


"Ada 82 proyek infrastruktur senilai Rp 143,08 triliun akan groundbreaking tahun ini," kata Wahyu saat konferensi pers di Hotel Mandarin Jakarta, Selasa (15/1/2013).


Adapun proyek itu tersebar di Jawa, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Bali dan Nusa Tenggara, serta Makulu dan Papua.  Nilai proyek tertinggi berada di Pulau Jawa dengan 13 proyek senilai Rp74,8 triliun. Sisanya akan direalisasikan di luar Pulau Jawa.


Kendati memaparkan sejumlah proyek yang akan dilakukan ground breaking, Wahyu tidak menyebutkan proyek mana saja yang dimaksud. Untuk proyek infrastruktur terdapat 32 proyek di Sumatra dengan nilai Rp25,8 triliun.


Sementara untuk Kalimantan terdapat 9 proyek senilai Rp14,6 triliun, untuk Sulawesi ada 9 proyek senilai Rp7,8 triliun. Sementara untuk Bali-NTB dengan 5 proyek senilai Rp16,8 triliun, dan untuk Papua-Maluku terdapat 14 proyek senilai Rp3,08 triliun.


Selain proyek infrastruktur, pemerintah juga akan merealisasikan proyek sektor riil pada tahun ini juga. Ada 64 proyek sektor riil senilai Rp402,6 triliun dalam proyek tersebut. Untuk sektor riil ini, Kalimantan mendapat porsi terbesar dengan 11 proyek senilai  Rp94,2 triliun. Menyusul 31 proyek di Pulau Jawa senilai Rp40,9 triliun.


Berikutnya, 7 proyek di Sumatera senilai Rp 36,7 triliun dan terakhir 7 proyek di Sulawesi senilai Rp 2,58 triliun, 4 proyek di Bali-NTT senilai Rp 26,4 triliun, dan 4 proyek di Papua-Maluku senilai Rp 201,4 triliun.
Sementara itu, Direktur Pengembangan Kerjasama Pemerintah Swasta Bappenas Bastary P. Indra mengatakan terdapat lima proyek yang dikerjakan dengan Public Private Partnership yang diberi perhatian khusus.


Kelima proyek itu antara lain SPAM Umbulan, Terminal Tana Ampo, Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi, pembangunan Rel Kereta Bandara Soekarno Hatta, dan proyek Air Minum Bali. Bastary berharap kelima proyek itu bisa segera diwujudkan pada 2013.


“Dari kelima proyek itu ada beberapa yang sudah dikonstruksi, misalnya jalan tol Kualanamu dan air minum Bali. Pemerintah tengah mengerjakan bagian yang dibangun pemerintah,” ujar Bastary.


Lebih jauh Bastary mengungkapkan untuk proyek air minum Bali, Kementerian PU telah selesai membangun. Investor swasta yang menyasar proyek air minum di pulau Dewata itu berasal dari Korea. (arh)


 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Thomas Mola

Editor : Aprika Rani Hernanda

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top