PDAM TIRTA MANGGAR Anggarkan Belanja Modal Rp80 Miliar Tahun Depan

BALIKPAPAN--PDAM Tirta Manggar menyiapkan anggaran belanja modal sebesar Rp80 miliar untuk menambah kapasitas produksi air bersih dan perbaikan infrastruktur jaringan air pada 2013.
Arma Editor | 26 Desember 2012 16:43 WIB

BALIKPAPAN--PDAM Tirta Manggar menyiapkan anggaran belanja modal sebesar Rp80 miliar untuk menambah kapasitas produksi air bersih dan perbaikan infrastruktur jaringan air pada 2013.

 

Direktur Utama PDAM Tirta Manggar, Soufan mengatakan belanja modal tersebut berasal dari internal perusahaan, dengan rincian Rp25 miliar untuk pembangunan instalasi di Jl Soekarno Hatta Km 12, dan Rp15 miliar untuk pembangunan instalasi di Kampung Baru.

 

Dari dua instalasi baru tersebut, kapasitas produksi air diperkirakan bertambah sebanyak 150 liter per detik menjadi 1.265 liter per detik. 

“Saat ini, kapasitas produksi mencapai 1.115 liter per detik. Kami juga akan memasang booster dan reservoir untuk mendukung kelancaran distribusi air,” kata Soufan, Rabu (26/12/2012). 

Adapun belanja modal lainnya, selain dipergunakan untuk membangun booster dan reservoir, juga dipergunakan untuk membangun jaringan distribusi sepanjang 11,5 km. Pihaknya berharap pembangunan jaringan distribusi baru itu juga bisa menambah jangkauan kepada pelanggan yang saat ini tercatat telah mencapai 76% dari jumlah penduduk Balikpapan. 

Dia menyebutkan prioritas penyambungan baru untuk 2013 akan diarahkan pada wilayah di sekitar instalasi baru. Nantinya, daerah lain menyusul dengan mempertimbangkan kemampuan jangkauan distribusi air. 

“Makanya kami juga menambah booster agar distribusi air bisa menjangkau daerah yang lebih tinggi atau yang jauh dari instalasi,” ujarnya. 

Soufan menambahkan pihaknya juga sedang menunggu penyelesaian pembangunan Waduk Teritip yang dijadwalkan mulai dilakukan pada 2013. Anggaran pembangunan yang berasal dari APBN sebesar Rp120 miliar siap dikucurkan untuk pembangunan waduk. 

Sementara PDAM Tirta Manggar akan kembali membangun instalasi jaringan distribusi yang rencananya direalisasikan setelah waduk selesai dibangun. Soufan menyebutkan perkiraan investasi pembangunan jaringan distribusi untuk Waduk Teritip mencapai Rp90 miliar. 

“Kapasitas produksinya 200 liter per detik. Doakan saja bisa cepat terealisasi,” tuturnya. 

Nantinya, jaringan dari Waduk Teritip juga akan dihubungkan dengan rencana pembelian air dari Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara berkapasitas 200 liter per detik. Dia menyebutkan saat ini pihaknya masih menyusun detail engineering design (DED) pembangunan jaringan pipa dari Samboja tersebut. 

Rencana tersebut akan menambah ketersediaan air baku untuk diolah menjadi air minum. Selama ini, PDAM Tirta Manggar mengalami keterbatasan bahan baku air yang masih bergantung sepenuhnya pada Waduk Manggar. (ras/K46)

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Yanita Petriella

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup